Kampiunnews|Jakarta – Panitia Seleksi Pemilihan Calon Pengganti Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (ADK OJK) resmi mengumumkan 20 nama yang lolos seleksi administratif, termasuk penilaian makalah, pada Rabu (4/3/2026). Pengumuman tersebut tertuang dalam Pengumuman Nomor PENG-2/PANSEL-DKOJK/2026.
Dua puluh peserta yang dinyatakan lolos berasal dari kalangan profesional lintas lembaga, mulai dari Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), OJK, hingga Danantara Indonesia. Komposisi tersebut mencerminkan kuatnya latar belakang teknokratis dan pengalaman sektor keuangan para kandidat.
Ketua Panitia Seleksi, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan bahwa keputusan kelulusan administratif ini bersifat final dan mengikat untuk tahapan tersebut. Peserta yang dinyatakan lolos berhak mengikuti rangkaian seleksi lanjutan yang meliputi masukan masyarakat, penelusuran rekam jejak, asesmen, pemeriksaan kesehatan, serta wawancara.
Panitia Seleksi juga membuka ruang partisipasi publik untuk memberikan masukan dan informasi terkait integritas, rekam jejak, serta perilaku para calon. Masukan dapat disampaikan melalui laman resmi seleksi mulai 4 Maret 2026 hingga 26 Maret 2026 pukul 23.59 WIB. Identitas pemberi masukan dijamin kerahasiaannya dan panitia tidak melakukan korespondensi atas informasi yang diterima.
Tahapan berikutnya, para calon akan mengikuti briefing persiapan pemeriksaan kesehatan dan asesmen pada 6 Maret 2026. Pemeriksaan kesehatan dijadwalkan berlangsung pada 9 Maret 2026 di RSPAD Gatot Soebroto. Sementara itu, asesmen akan dilaksanakan pada 10–11 Maret 2026, dan tahap wawancara direncanakan berlangsung pada 25–26 Maret 2026. Hasil akhir seleksi akan diumumkan melalui laman resmi Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia.
Pria berdarah Rote, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang dikenal dengan penampilannya yang khas berkepala plontos ini, pernah mencatatkan capaian strategis saat menjabat Direktur Utama MIND ID (Mining Industry Indonesia). Di bawah kepemimpinannya, Indonesia berhasil meningkatkan kepemilikan saham di Freeport Indonesia menjadi 51 persen. Capaian tersebut dinilai sebagai tonggak sejarah penguasaan aset tambang nasional, mengingat perjalanan panjang yang telah berlangsung sejak Freeport beroperasi di Indonesia pada 1967.
Sebelum kembali ke Tanah Air, alumni SDk Donbosco Kupang, mengembangkan karier profesionalnya di sejumlah lembaga keuangan di Singapura. Pengalaman tersebut memperkaya kompetensinya dalam bidang investasi, manajemen risiko, restrukturisasi korporasi, dan tata kelola keuangan global. Ia kemudian diminta pulang untuk memperkuat jajaran direksi BUMN, termasuk dipercaya sebagai Direktur Keuangan di lingkungan Pelindo II, yang kini terintegrasi dalam Pelindo.
Dengan kombinasi pengalaman di sektor keuangan internasional dan kepemimpinan di BUMN strategis, Orias dinilai memiliki kapasitas kuat dalam tata kelola perusahaan, transformasi bisnis, serta penguatan struktur permodalan korporasi. Kehadirannya dalam daftar kandidat calon pengganti Anggota Dewan Komisioner OJK menambah dinamika dan bobot kompetisi seleksi, terutama dalam konteks pengawasan sektor jasa keuangan yang menuntut integritas, independensi, dan pengalaman manajerial berskala besar.
Berikut 20 nama yang lolos seleksi administratif beserta jabatan terakhirnya:
- Adi Budiarso — Direktur Pengembangan Perbankan Pasar Keuangan dan Pembiayaan Lainnya, Ditjen Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan, Kementerian Keuangan.
- Agus Sugiarto — Komisaris Independen PT Danantara Asset Management.
- Anton Daryono — Direktur Eksekutif/Kepala Departemen Surveilans Sistem Pembayaran dan Pelindungan Konsumen, Bank Indonesia.
- Ary Zulfikar — Direktur Eksekutif Hukum, Lembaga Penjamin Simpanan.
- Bambang Mukti Riyadi — Deputi Komisioner Hubungan Internasional, APU-PPT dan Daerah, OJK.
- Boby Wahyu Hernawan — Direktur Kerjasama Multilateral dan Keuangan Berkelanjutan, Ditjen Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan, Kementerian Keuangan.
- Danu Febrianto — Senior Executive Vice President, Lembaga Penjamin Simpanan.
- Darmansyah — Deputi Komisioner Perencanaan Strategis, Keuangan, Sekretariat Dewan Komisioner dan Logistik, OJK.
- Dhani Gunawan Idat — Komisaris Utama BPRS HIK Parahyangan.
- Dicky Kartikoyono — Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran, Bank Indonesia.
- Dwityapoetra Soeyasa Besar — Direktur Eksekutif Surveilans, Pemeriksaan dan Statistik, Lembaga Penjamin Simpanan.
- Friderica Widyasari Dewi — Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen, OJK.
- Hasan Fawzi — Kepala Eksekutif Pengawas ITSK, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto, OJK.
- Hernawan Bekti Sasongko — Anggota Badan Supervisi OJK.
- Hidayat Prabowo — Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah.
- Iskandar Simorangkir — Wakil Ketua Badan Supervisi Bank Indonesia.
- Lasmaida Gultom — Direktur Literasi dan Edukasi Keuangan 2015–2025, OJK (Purnabakti).
- Orias Petrus Moedak — Komisaris Utama PT RJL Maritime Logistics.
- Pahala Nugraha — Komisaris Utama Danantara Investment Management.
- Rizal Ramadhani — Deputi Komisioner Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan dan Pelindungan Konsumen, OJK.






