Kampiunnews|Jakarta – Kehadiran Shin Tae-yong mulai memberikan dampak terhadap performa Persija Jakarta. Di bawah arahan pelatih asal Korea Selatan tersebut, Macan Kemayoran mencatat tiga kemenangan beruntun pada tiga pekan awal BRI Super League 2026/2027, sebuah pencapaian yang disebut sebagai yang pertama bagi Persija setidaknya sejak era Indonesia Super League.
Persija mengawali kompetisi dengan kemenangan 1-0 atas Borneo FC pada 5 September 2026. Tren positif berlanjut ketika Macan Kemayoran menundukkan Persib Bandung 2-1 pada 12 September, sebelum kembali meraih kemenangan 1-0 atas Java United FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, 19 September. Gol Arlyansyah Abdulmanan pada menit ke-13 memastikan Persija mengamankan tiga poin sekaligus menutup pekan ketiga dengan catatan sempurna.
Tiga kemenangan tersebut membuat Persija mengoleksi sembilan poin dari tiga pertandingan. Catatan ini juga menjadi modal penting bagi tim untuk menghadapi perjalanan kompetisi yang masih panjang.
Kehadiran Shin Tae-yong mulai terlihat dari perkembangan organisasi permainan Persija. Sejak masa persiapan, pelatih berusia 57 tahun itu menekankan pemahaman terhadap skema permainan, keseimbangan pertahanan, serta alur serangan.
Pada laga uji coba terakhir sebelum kompetisi, Persija menang 4-0 atas klub Australia Brisbane Roar FC. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan Shin Tae-yong melihat kesiapan seluruh pemain, sekaligus memperkuat pemahaman terhadap skema yang diterapkannya.
Dampaknya kemudian terlihat pada awal kompetisi. Persija mampu meraih kemenangan atas Borneo FC dan Persib Bandung, dua tim yang memiliki kualitas serta target besar pada musim ini. Shin Tae-yong sebelumnya menyebut dua kemenangan tersebut sebagai hasil penting yang dapat membantu perjalanan Persija ke depan.
Selain hasil pertandingan, pendekatan Shin juga mendorong pemain untuk menjaga intensitas dan kekompakan tim. Dalam evaluasinya, ia menekankan tiga aspek penting, yakni kemauan kuat untuk menang, bermain sebagai satu kesatuan, serta tidak menyerah hingga pertandingan berakhir.
Meski demikian, Persija tidak ingin terlena dengan pencapaian tersebut. Manajer Persija, Ardhi Tjahjoko, meminta para pemain mempertahankan rasa lapar untuk terus meraih kemenangan.
“Tapi, tiga kemenangan ini tidak boleh membuat para pemain bereuforia berlebihan. Masih ada kelemahan-kelemahan yang harus terus diperbaiki, baik itu individu maupun dalam organisasi permainan. Jadi, pemain harus tetap lapar untuk meraih kemenangan keempat, kelima, dan seterusnya. Jangan puas dengan pencapaian saat ini,” kata Ardhi.
Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa tiga kemenangan awal harus ditempatkan sebagai bagian dari proses, bukan tujuan akhir. Persija masih memiliki perjalanan panjang untuk mempertahankan konsistensi hingga akhir musim.
Enam Pemain Persija Dipanggil Timnas Indonesia
Di tengah tren positif klub, Persija juga kembali menunjukkan kontribusinya terhadap Timnas Indonesia. Enam pemain Macan Kemayoran, yakni Nadeo Argawinata, Rizky Ridho Ramadhany, Dony Tri Pamungkas, Jordi Amat, Rayhan Hannan, dan Shayne Pattynama, mendapat panggilan untuk memperkuat Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Lima nama Persija, yakni Nadeo, Ridho, Dony, Jordi, dan Hannan, tercantum dalam skuad 23 pemain yang diumumkan John Herdman. Shayne Pattynama kemudian bergabung melalui pemanggilan susulan.
Timnas Indonesia berada di Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh. Indonesia akan menghadapi Singapura pada 25 September, Malaysia pada 28 September, dan Bangladesh pada 1 Oktober 2026. Seluruh pertandingan Indonesia dijadwalkan berlangsung di Jakarta.
Persija memberikan dukungan penuh kepada keenam pemain tersebut untuk menjalankan tugas negara. Bagi klub, pemanggilan pemain ke Timnas menjadi bagian dari kontribusi Persija dalam memasok talenta untuk sepak bola Indonesia.
Ardhi Tjahjoko mengapresiasi kesempatan yang kembali diperoleh para pemain Persija di level internasional.
“Selama ini mereka telah bekerja keras bersama Persija. Sekarang saatnya mereka berkontribusi untuk timnas dan untuk Indonesia. Kami ingin agar Ridho dan lainnya dapat menunjukkan kemampuan terbaik dan berujung pada prestasi Indonesia di FIFA ASEAN Cup. Kita doakan agar Timnas bisa meraih juara,” katanya.
Dengan demikian, awal musim 2026/2027 menjadi momentum penting bagi Persija. Performa di bawah Shin Tae-yong tidak hanya menghasilkan tiga kemenangan beruntun, tetapi juga berjalan beriringan dengan kontribusi sejumlah pemain Macan Kemayoran untuk Timnas Indonesia di panggung FIFA ASEAN Cup 2026.







