Kampiunnews | Kupang – Pilkada Kota Kupang belum sepenuhnya usai, namun berdasarkan rekapitulasi suara berbasis C1 plano di 552 TPS, pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang, Christian Widodo dan Serena Francis (CS), telah mencatatkan kemenangan signifikan. Pasangan ini berhasil meraih 68.853 suara atau 36,29% dari total DPT Kota Kupang yang mencapai 275.085. Mereka unggul di beberapa kecamatan strategis, seperti Oebobo dan Maulafa, dengan selisih 18.661 suara dari pesaing terdekat. Rata-rata suara yang diraih pasangan CS di setiap TPS mencapai 125 suara.
Dengan hampir rampungnya proses pemilihan, saatnya menatap ke depan. Esensi politik bukan hanya tentang kompetisi, melainkan kemampuan untuk mengubah persaingan menjadi kolaborasi demi kepentingan masyarakat. Christian dan Serena memulai perjalanan politik ini dengan kesadaran penuh bahwa mereka adalah pendatang baru di dunia politik Kupang. Sebagai pasangan muda, mereka berkomitmen membawa pembaharuan dengan mendengarkan aspirasi rakyat dan mempersiapkan diri secara matang untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
Christian dan Serena menjalankan kampanye yang inklusif, aktif bertemu warga dari pagi hingga malam. Setiap pertemuan, dialog, dan diskusi membuka jalan untuk memahami lebih dalam harapan dan kebutuhan masyarakat. Dari interaksi ini, mereka menyadari bahwa warga Kota Kupang menginginkan pembaharuan dan energi muda.
Visi mereka sejalan dengan keinginan rakyat untuk melihat perubahan yang nyata. Dengan fokus pada generasi milenial yang menjadi mayoritas pemilih CS menyuguhkan kampanye yang atraktif dan edukatif, membangun hubungan emosional yang erat dengan masyarakat.
“Cum Socius”: Bersama Rakyat
Nama CS bukan sekadar inisial. Cum Socius, yang berarti “bersama rakyat,” menjadi semangat utama perjuangan pasangan ini. Kemenangan ini adalah hasil dari kolaborasi dan dukungan luas masyarakat Kota Kupang. Pada malam kemenangan, mereka menegaskan komitmen untuk menjaga kepercayaan rakyat dengan konsistensi dalam melaksanakan program-program yang telah dijanjikan.
Christian dan Serena memahami bahwa kemenangan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan baru. Mereka berkomitmen untuk terus berjalan bersama masyarakat, mendengarkan masukan, dan belajar dari pengalaman. Tim pemenangan boleh selesai, tetapi semangat Cum Socius akan terus hidup dalam setiap langkah mereka untuk membangun Kota Kupang.
“Kami percaya perjalanan ini adalah bagian dari penyelenggaraan Ilahi, didukung doa dan kerja keras,” ungkap pasangan CS. Dengan kepercayaan masyarakat dan visi yang kuat, mereka siap membawa perubahan nyata bagi Kota Kupang.
Dokter Christian selalu katakan demikian. Kalau mau jalan dekat, jalanlah sendiri. Tetapi jika mau berjalan jauh, jalanlah bersama-sama. Serena selalu bilang begini. Yang muda adalah kekuatan. Jika orang muda bersatu, tak ada yang bisa menghalangi lahirnya perubahan. Dengan paradigma semacam ini maka sejarah itu tercipta. Orang muda bisa menjadi pemimpin di Kota Kupang. Bahkan si bocil ‘serena’ bisa menjadi wakil walikota termuda se-Indonesia, persis di usia yang 3 bulan lalu genap 25 tahun. Benar kata rekan-rekan muda. Ini bocil, pak. Bukan kaleng-kaleng.
Deo gratias mari bersama membangun Kota Kupang yang lebih baik. Terima kasih atas dukungan dan doa seluruh pihak.






