Kampiunnews|Kupang – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Kupang telah menyampaikan undangan kepada Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, untuk menghadiri sekaligus menyaksikan secara langsung Pawai Paskah GMIT Tahun 2026 di Kota Kupang.
Undangan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan salah satu agenda keagamaan terbesar di Nusa Tenggara Timur (NTT), yang setiap tahunnya menjadi ruang perjumpaan iman, budaya, dan kebersamaan masyarakat.
Menurut Wali Kota, penyampaian undangan kepada Wakil Presiden juga merupakan tindak lanjut atas harapan panitia Paskah Pemuda GMIT 2026, yang menginginkan kehadiran pemerintah pusat dalam momentum penting tersebut.
“Kami sudah mengundang Wakil Presiden untuk hadir di Kota Kupang dan menyaksikan langsung Pawai Paskah GMIT. Ini menjadi momentum besar bagi daerah,” ujar Christian Widodo.
Meski demikian, Wali Kota menegaskan bahwa kehadiran Wakil Presiden masih menyesuaikan dengan agenda kenegaraan yang telah terjadwal.
“Kami tentu berharap beliau bisa hadir. Tetapi kami juga memahami bahwa agenda beliau sangat padat. Bisa saja pada hari pelaksanaan ada agenda lain yang tidak bisa ditinggalkan,” jelasnya.
Namun demikian, komunikasi yang telah terbangun sejauh ini disebut memberikan sinyal positif.
“Dari komunikasi yang ada, beliau memiliki keinginan untuk hadir dalam Pawai Paskah nanti,” tambahnya.
Dorong Jadi Ikon Kota dan Wisata Religi Nasional
Pemerintah Kota Kupang menilai Pawai Paskah GMIT memiliki potensi besar untuk dikembangkan bukan hanya sebagai perayaan keagamaan, tetapi juga sebagai ikon budaya dan wisata religi yang memperkuat identitas Kota Kupang di tingkat nasional.
Wali Kota menegaskan, kegiatan ini diharapkan dapat tumbuh menjadi agenda khas Kota Kupang yang memiliki daya tarik luas, sebagaimana sejumlah tradisi keagamaan besar di daerah lain yang telah lebih dulu dikenal publik nasional.
“Kita ingin Pawai Paskah GMIT ini menjadi ikon Kota Kupang, seperti halnya Semana Santa yang sudah dikenal luas,” kata Wali Kota.
Menurutnya, penguatan Pawai Paskah GMIT sebagai agenda tahunan berskala besar akan memberi dampak strategis, tidak hanya dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan dan persaudaraan, tetapi juga dalam mendorong sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM lokal.
Pawai Paskah GMIT selama ini dikenal sebagai salah satu tradisi tahunan terbesar yang digelar oleh Pemuda Sinode GMIT, dengan melibatkan ribuan peserta dari berbagai kabupaten/kota di NTT. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ekspresi iman umat, tetapi juga menampilkan kekayaan budaya lokal serta pesan perdamaian dan persatuan.
Pada pelaksanaan tahun sebelumnya, ribuan umat memadati ruas-ruas utama Kota Kupang untuk mengikuti prosesi Paskah yang berlangsung meriah dan penuh makna.
Untuk tahun 2026, panitia memperkirakan rangkaian Festival Paskah GMIT akan melibatkan partisipasi yang jauh lebih besar, mulai dari prosesi damai, prosesi Galilea, hingga pawai akbar yang diproyeksikan menarik perhatian masyarakat dari berbagai wilayah.
Apabila kehadiran Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dapat terwujud, momentum tersebut diyakini akan semakin memperkuat posisi Pawai Paskah GMIT 2026 sebagai salah satu agenda keagamaan dan budaya terbesar di kawasan timur Indonesia.
Bagi Pemerintah Kota Kupang, langkah ini merupakan bagian dari upaya strategis membangun identitas kota, memperluas eksposur nasional, serta menjadikan tradisi yang hidup di tengah masyarakat sebagai kekuatan pembangunan daerah. (tn-wb)






