Kampiunnews|Massachusetts – Atmosfer menuju Piala Dunia 2026 mulai terasa semakin kuat. Sejumlah tim besar dunia memanfaatkan jeda internasional Maret untuk mengukur kesiapan skuad, menguji kedalaman tim, serta mematangkan taktik sebelum tampil di turnamen sepak bola terbesar di dunia yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Salah satu duel bergengsi tersaji dalam laga uji coba internasional antara Prancis dan Brasil di Gillette Stadium, Massachusetts, Amerika Serikat, Jumat (27/3/2026). Pertemuan dua raksasa sepak bola dunia itu berakhir dengan kemenangan Prancis 2-1 atas Brasil.
Dua gol kemenangan Les Bleus dicetak oleh Kylian Mbappe dan Hugo Ekitike, sementara Brasil sempat memperkecil ketertinggalan melalui Gleison Bremer.
Pertandingan ini menjadi bagian penting dari persiapan kedua tim menuju putaran final Piala Dunia 2026. Meski hanya berstatus laga persahabatan, duel antara tim asuhan Didier Deschamps dan Carlo Ancelotti tetap berlangsung dalam tempo tinggi dan penuh intensitas, memperlihatkan keseriusan kedua tim dalam membangun momentum menuju turnamen utama.
Prancis tampil lebih efektif sepanjang pertandingan. Mereka mampu unggul lebih dulu pada babak pertama, lalu menambah gol di babak kedua meski sempat harus bermain dengan 10 orang usai Dayot Upamecano menerima kartu merah. Di sisi lain, Brasil menunjukkan karakter kuat dengan terus menekan hingga menit-menit akhir, namun gagal menghindari kekalahan tipis.
Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan langsung berlangsung terbuka. Brasil lebih dulu mengancam pada menit ketujuh saat Raphinha menyambar umpan Casemiro dengan tembakan setengah voli. Namun, bola masih melambung di atas mistar gawang.
Prancis perlahan mulai menemukan ritme permainan mereka. Setelah 20 menit laga berjalan, Les Bleus mulai nyaman menguasai bola dan membangun serangan melalui sisi sayap yang ditempati Michael Olise dan Ousmane Dembele.
Brasil kembali mendapatkan peluang emas pada menit ke-27. Gabriel Martinelli melepaskan tembakan melengkung dari sisi kanan kotak penalti, tetapi bola hanya melebar tipis dari sasaran.
Prancis akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-32. Berawal dari umpan terobosan akurat Dembele, Kylian Mbappe bergerak cepat menembus lini belakang Brasil sebelum menaklukkan Ederson lewat penyelesaian dingin berupa chip yang memperdaya sang kiper. Gol itu membawa Prancis unggul 1-0.
Keunggulan tersebut bertahan hingga akhir babak pertama. Mbappe sempat memiliki peluang menambah gol jelang turun minum, tetapi tembakannya masih melebar. Sementara Brasil mencoba membalas melalui pergerakan Vinicius Junior dan Matheus Cunha, namun lini belakang Prancis tetap mampu menjaga keunggulan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Brasil tampil lebih agresif. Luiz Henrique, yang masuk menggantikan Raphinha, langsung memberikan warna baru dalam serangan Selecao.
Peluang emas datang pada menit ke-52. Tembakan keras Luiz Henrique berhasil ditepis Mike Maignan, sementara bola rebound yang disambar Casemiro justru melambung di atas mistar.
Momentum pertandingan kemudian berubah drastis pada menit ke-55. Dayot Upamecano diganjar kartu merah langsung setelah menjatuhkan Wesley sebagai pemain terakhir. Keputusan itu memaksa Prancis melanjutkan laga dengan 10 pemain.
Namun, alih-alih goyah, Prancis justru menunjukkan kematangan dan efektivitas permainan. Pada menit ke-65, Les Bleus berhasil menggandakan keunggulan. Michael Olise melepaskan umpan matang ke area berbahaya yang langsung disambut Hugo Ekitike dengan penyelesaian chip indah untuk membawa Prancis unggul 2-0.
Tertinggal dua gol, Brasil terus meningkatkan tekanan. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-78. Berawal dari situasi bola mati dan kemelut di depan gawang, Gleison Bremer berhasil mencetak gol untuk memperkecil skor menjadi 2-1.
Gol tersebut membuat laga kembali hidup. Brasil tampil semakin agresif dalam memburu gol penyama kedudukan, sementara Prancis dipaksa bertahan lebih dalam untuk menjaga keunggulan.
Pada menit-menit akhir, Brasil nyaris menyamakan skor lewat peluang beruntun yang didapat Bremer dan Vinicius. Namun, pertahanan Prancis tetap solid hingga peluit panjang dibunyikan.
Prancis pun menutup laga dengan kemenangan 2-1 atas Brasil dalam salah satu partai uji coba paling bergengsi jelang Piala Dunia 2026.
Hasil ini menjadi modal positif bagi Les Bleus dalam mematangkan komposisi tim, mental bertanding, dan efektivitas permainan sebelum tampil di turnamen utama. Sementara bagi Brasil, laga ini tetap memberi banyak pelajaran berharga untuk membenahi detail permainan menghadapi tantangan yang lebih besar di panggung dunia.






