Kampiunnews I Jakarta – Perusahaan plat merah bidang logistik, , PT Pos Indonesia mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 8,39% menjadi Rp 2,41 triliun pada semester pertama 2023.
Berdasarkan laporan keuangan perseroan, pendapatan pada periode yang sama tahun sebelumnya tercatat sebesar Rp 2,22 triliun.
Pendapatan perusahaan itu ditopang dari surat dan paket pos Rp 941,13 miliar dari semester pertama 2022 lalu yang senilai Rp 876,71 miliar. Lalu, dari segmen logistik Pos Indonesia mencatat Rp 791,7 miliar hingga semester dua 2023.
Selain itu, pendapatan pos Indonesia juga ditopang dari jasa keuangan Rp 479,13 miliar dan ritel sebesar Rp 134,32 miliar.
Seiring dengan kenaikan pendapatan, beban pokok pelayanan Pos Indonesia juga membengkak 9,7% menjadi Rp 1,67 triliun dibanding tahun sebelumnya Rp 1,59 triliun. Beban pokok pelayanan terbesar berasal dari surat dan paket pos hingga Rp 813,04 miliar, jasa keuangan Rp 445,16 miliar, dan logistik Rp 374,24 miliar.
Selain beban pokok pelayanan, perusahaan juga mencatatkan beban usaha senilai Rp 427,87 miliar. Beban pokok pelayanan turun 18,41% dari sebelumnya Rp 524,47 miliar.
Sementara itu, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 371,68 miliar pada enam bulan pertama tahun ini dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya Rp 247,51 miliar.
Pos Indonesia mencatatkan liabilitas Rp 4,78 triliun dibanding Desember 2022 Rp 4,11 triliun. Lalu ekuitas Pos Indonesia mencapai Rp 7,56 triliun dari sebelum Rp 6,94 triliun. Sementara jumlah aset Rp 12,35 triliun dari sebelumnya Rp 11,14 triliun.






