Kampiunnews | Jakarta – Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo, mengungkapkan langkah signifikan yang akan diambil oleh Presiden Prabowo Subianto dalam upaya mendukung para petani dan nelayan. Dalam sebuah pernyataan, Hashim menyebutkan bahwa Presiden akan menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) yang bertujuan untuk memutihkan utang-utang yang dimiliki oleh petani dan nelayan kepada perbankan. Langkah ini direncanakan akan diumumkan pada pekan depan.
Hashim menjelaskan bahwa sekitar 6 hingga 9 juta petani dan nelayan di Indonesia masih terjebak dalam jeratan utang, yang sebagian besar berasal dari masa lalu, terutama sejak krisis moneter yang melanda negara ini pada tahun 1998. Menurutnya, banyak dari mereka yang kesulitan untuk bangkit kembali akibat beban utang yang terus membengkak. Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan akan memberikan angin segar dan kesempatan bagi para petani dan nelayan untuk memulai kembali usaha mereka, serta meningkatkan kesejahteraan mereka secara keseluruhan.
Langkah ini juga mencerminkan komitmen pemerintah untuk memperhatikan sektor pertanian dan perikanan, yang merupakan tulang punggung ekonomi Indonesia. Hashim menekankan bahwa dukungan terhadap petani dan nelayan adalah langkah penting dalam membangun ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di pedesaan.
“Mungkin minggu depan, pak Prabowo akan teken suatu Perpres pemutihan. Sedang disiapkan oleh Menteri Hukum, semua sudah sesuai, mungkin minggu depan beliau akan tandatangan pemutihan (utang petani dan nelayan),” ujar Hahsim di Menara Kadin, Jakarta, Rabu (23/10/2024).






