Kampiunnews | Kupang – Final Piala Pelajar Suratin U-17 NTT 2024 menjadi laga yang paling dinanti masyarakat NTT. Tuan rumah Persekota Kupang akan berhadapan dengan tim tangguh Bintang Timur Atambua (BeTA) di Stadion Oepoi, Kupang, Jumat (22/11/2024), pukul 18.00 WITA.
Persekota Kupang lolos ke partai puncak setelah mengalahkan Persena Nagekeoi 1-0 di semifinal. Gol tunggal tersebut menjadi tiket emas bagi Persekota untuk tampil di kandang mereka sendiri. Di sisi lain, Bintang Timur Atambua menunjukkan performa gemilang dengan mengandaskan Tiara Nusa Manggarai Timur 3-1.
Manajer Persekota, Keny Sa’u, percaya diri timnya mampu menundukkan BeTA di final. Keny memuji kiprah pelatih Anton Kia, yang berhasil membawa Persekota ke partai puncak setelah bertahun-tahun tidak aktif di tim ini. “Dengan dukungan penuh dari CEO Bintang Timur Serena Francis dan pengalaman Coach Anton Kia, kami optimis bisa meraih gelar juara,” kata Keny.
Anton Kia, yang merupakan legenda sepak bola NTT, mengaku bangga dengan pencapaian timnya. Ia melihat pertandingan melawan BeTA sebagai ujian besar, mengingat lawan memiliki reputasi kuat di ajang ini. “Kami sudah mempersiapkan strategi khusus untuk menghadapi kekuatan BeTA, dan kami yakin final ini akan sangat menarik,” ungkap Anton.
Manajer BeTA, Fhito Francis, juga menyatakan kepuasannya atas pencapaian timnya yang melaju ke final. Ia berharap kemenangan di final dapat menjadi kado spesial ulang tahun ke-11 BeTA. “Persekota adalah lawan berat, tapi kami percaya tim kami siap memberikan yang terbaik,” ujar Fhito.

BeTA yang diasuh Ludovikus Mau kemungkinan akan menggunakan formasi 4-3-3 dengan mengandalkan transisi cepat dan pressing football. Pola ini menjadi senjata utama BeTA sepanjang turnamen. Sementara itu, Persekota juga dikenal dengan kecepatan permainan dan soliditas lini tengah yang menjadi andalan Coach Anton Kia.
Untuk mengimbangi lini tengah BeTA, Persekota akan bermain dengan pola 4 4 2 dengan memperkuat kedalaman lini tengah.
Kedua tim memiliki sejarah persaingan yang cukup sengit. Pada fase penyisihan grup, mereka bermain imbang, sehingga final ini menjadi ajang pembuktian siapa yang terbaik di NTT.
Laga final ini bukan sekadar perebutan gelar, tetapi juga menjadi ajang unjuk gigi bagi talenta muda yang diproyeksikan memperkuat NTT di PON 2028, saat NTT menjadi tuan rumah. Beberapa pemain dari kedua tim dianggap memiliki potensi besar untuk tampil di level nasional.
Atmosfer final ini dipastikan akan berlangsung meriah dengan dukungan penuh dari pendukung kedua tim. Semua mata akan tertuju pada Stadion Oepoi, menyaksikan siapa yang akan menjadi juara Piala Suratin U-17 NTT 2024






