Kampiunnews | Jakarta – Dalam rangka menyambut libur panjang cuti bersama Hari Raya Waisak, PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) Nonpetikemas memastikan bahwa operasional terminal di Cabang Tanjung Priok akan tetap berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali.
Sejumlah langkah strategis telah disiapkan oleh perusahaan untuk mengantisipasi lonjakan arus kendaraan serta menjamin keandalan layanan selama masa libur nasional. Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Tanjung Priok, Budi Utoyo, menyatakan bahwa kesiapan infrastruktur dan suprastruktur terminal telah dilakukan secara optimal untuk mendukung kelancaran operasional.
Dengan persiapan yang matang, PTP Nonpetikemas berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada pengguna jasa selama periode libur ini, memastikan bahwa semua proses berjalan dengan efisien dan aman.
Selain itu, pihaknya juga menjalin koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan dan instansi terkait di pelabuhan untuk menjaga kelancaran arus logistik.
“Fokus kami adalah menjaga stabilitas operasional dan memastikan tidak terjadi gangguan layanan di terminal”.
“Kami telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, termasuk pengaturan lalu lintas kendaraan dan pemantauan arus keluar-masuk terminal secara real time,” ujar Budi.
Sebagai upaya mitigasi, PTP Nonpetikemas telah menyiapkan area buffer di kawasan Nusantara 1 untuk mengantisipasi potensi antrean kendaraan, khususnya yang berasal dari arah Jalan Nusantara dan Pos 1 di area domestik.
Di wilayah lainnya, koordinasi terus dilakukan dengan berbagai instansi guna memastikan respons cepat terhadap situasi di area gate jika terjadi kondisi darurat.
Langkah proaktif ini menegaskan komitmen PTP dalam menjaga efisiensi dan keandalan layanan terminal, bahkan di tengah periode libur panjang.
Perusahaan juga mengimbau para pengguna jasa serta mitra kerja untuk terus menjalin komunikasi yang intensif demi mendukung kelancaran arus logistik nasional.
PTP Nonpetikemas menegaskan bahwa pihaknya akan terus menjaga performa layanan di terminal, khususnya dalam menghadapi momen-momen dengan potensi peningkatan trafik logistik yang signifikan.






