Kampiunnews | Kupang – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2024 dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun 2025 Bank NTT yang diselenggarakan di Aula Fernandes, Lantai 4, Kantor Gubernur NTT. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena, dan dihadiri oleh para pemegang saham, jajaran direksi, serta dewan komisaris Bank NTT.
Agenda RUPS Tahunan Bank NTT Tahun Buku 2024 mencakup pembahasan laporan tahunan, laporan keuangan, serta evaluasi atas kinerja dan kondisi perusahaan. Selain itu, RUPS juga membahas sejumlah agenda strategis terkait arah kebijakan Bank NTT ke depan, yang diharapkan dapat memperkuat posisi bank sebagai lembaga keuangan yang berkomitmen untuk mendukung pembangunan daerah.
Selanjutnya, RUPSLB Tahun 2025 membahas materi pokok berupa perubahan anggaran dasar dan struktur organisasi Bank NTT sebagai bagian dari langkah transformasi kelembagaan dan penguatan tata kelola. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional bank dalam memberikan layanan kepada masyarakat.
Usai pelaksanaan RUPS, Gubernur NTT Melki Laka Lena bersama Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo serta para bupati se-NTT memberikan keterangan pers kepada awak media. Dalam penjelasannya, Gubernur menyampaikan bahwa seluruh peserta RUPSLB telah menyepakati beberapa nama untuk diusulkan mengikuti fit and proper test (uji kepatutan dan kelayakan) sebagai calon Direktur Utama Bank NTT.
Proses ini adalah mekanisme standar dalam industri perbankan untuk memastikan bahwa calon pimpinan memiliki kapasitas, integritas, dan visi yang sesuai dengan tanggung jawab jabatan,” ujar Gubernur Melki. Ia juga menekankan bahwa proses pembahasan berlangsung dinamis dan terbuka, demi menghasilkan keputusan terbaik bagi masa depan Bank NTT sebagai bank kebanggaan masyarakat Nusa Tenggara Timur
Adapun nama-nama yang diusulkan dalam jajaran komisaris antara lain:
- Komisaris Utama: Doni H. Heatubun (mantan Kepala BI Perwakilan NTT)
- Komisaris Independen: Frans Gana (pengangkatan kembali), Eko Sitiabudi, Yosef Jiwadeole, serta satu orang Komisaris yang berasal dari Bank Jatim.
Sementara itu, dari empat pelamar untuk posisi Direktur Utama, RUPSLB memutuskan dua nama untuk mengikuti uji kepatutan dan kelayakan, yakni Charli Paulus dan Yohanes Landu Praing.
Menutup pernyataannya, Gubernur Melki mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk media massa, untuk mendukung langkah-langkah perbaikan yang tengah dilakukan oleh Bank NTT demi memperkuat kinerja dan reputasi institusi keuangan tersebut di masa mendatang.
Dengan semangat kolaborasi dan komitmen bersama, diharapkan Bank NTT dapat terus berkontribusi dalam pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Nusa Tenggara Timur.






