Kampiunnews|Kupang – Suasana hangat terasa di Aula Garuda, Kantor Wali Kota Kupang, Rabu siang (5/11/2025). Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo tampak sumringah saat menyerahkan bantuan sebesar Rp25 juta untuk tim kebanggaan masyarakat Kota Kupang, Persekota, yang bersiap tampil di El Tari Memorial Cup (ETMC) ke-34 Tahun 2025 di Kabupaten Ende.
Meski jumlah bantuan belum besar, maknanya terasa mendalam. Dukungan itu menjadi bentuk nyata perhatian Pemerintah Kota Kupang terhadap kebangkitan sepak bola lokal, yang selama ini menjadi kebanggaan warga Nusa Tenggara Timur.
“Pemko belum bisa memberikan banyak karena masih menggunakan anggaran lama, tapi ini bentuk komitmen kami. Bantuan ini dari CSR Bank NTT. Tahun depan, kami akan siapkan anggaran lebih besar untuk pembinaan sepak bola di Kupang,” ujar Wali Kota Christian.
Bagi pemain dan pengurus Persekota, ucapan itu seperti energi baru. Semangat tim semakin menyala, terlebih dengan dukungan langsung dari pemimpin kota.
Mila Lapitonung, pengurus Persekota, tak menutupi rasa optimisnya.
“Dengan dukungan luar biasa dari Wali Kota, kami ingin bawa pulang piala ETMC ke Kupang. Target kami jelas final! Saatnya Kupang kembali jadi barometer sepak bola NTT,” ujarnya penuh semangat.
Di tengah cuaca panas Kupang, skuad Persekota terus menempa diri di lapangan Stadion Merdeka, satu-satunya lapangan latihan yang tersedia selain Stadion Oepoi. Di sanalah pelatih Anton Kia memimpin latihan intensif, mematangkan strategi dan menyatukan semangat pemain muda dengan para senior.
“Anak-anak menunjukkan perkembangan luar biasa. Kami manfaatkan TC ini untuk menyeleksi pemain dan menyiapkan tim terbaik. Kami juga berterima kasih kepada Askot PSSI dan Pemkot yang terus memberi dukungan,” kata Anton.
Persekota dijadwalkan berangkat ke Ende pada 8 November dengan kapal feri Dharma Lautan Utama, dan tiba dua hari kemudian. Di antara nama-nama pemain yang siap berlaga, satu nama menarik perhatian: Alsan Sanda.
Mantan pemain Bali United dan Bhayangkara FC itu kembali memperkuat tanah kelahirannya. Jebolan SSB Tunas Muda yang kini bertugas di Polda NTT bukan wajah baru di dunia sepak bola nasional. Ia pernah mencicipi manisnya juara Liga 1 Go-Jek Traveloka 2017 bersama Bhayangkara FC, dan kini siap menularkan pengalamannya kepada skuad muda Persekota.
Pemain yang pernah dipanggil memperkuat Timnas Indonesia di era pelatih Timnas Simon McMenemy akan reuni bersama pelatih SSB Tunas Muda Anton Kia dan sang kakak Ibnu Sanda yang kini menjadi bagian dari tim kepelatihan Persekota.
“Ini seperti pulang kampung. Saya ingin bantu tim ini berprestasi, sekaligus berterima kasih pada Kupang, tempat saya dibesarkan,” tutur Alsan singkat.
Bagi masyarakat Kupang, ETMC bukan sekadar turnamen sepak bola. Ia adalah panggung kebanggaan dan harga diri daerah, ajang yang selalu menyatukan semangat sportivitas dan cinta kota. Dukungan pemerintah, pemain senior, hingga warga kota kini berpadu dalam satu tekad melihat Kupang kembali berjaya di pentas sepak bola NTT seperti jaman kejayaan Kia bersaudara: Anton dan Polce, Fernandez bersaudara: Lipus, Yos, Lorens, Mathias Bisinglasi, Verry Bili, Gabriel Lema, Yun Bali, Thomas Ola, Nimus Buyanaya, Celly Nganggus, Abdul Muis dan sejumlah legend Persekota yang telah menyumbangkan juara bagi Kota Kupang.






