Kampiunnews|Kediri – Persib Bandung harus menelan kekecewaan usai gagal mempertahankan keunggulan dan kehilangan posisi puncak klasemen BRI Super League 2025/2026. Bertandang ke Stadion Brawijaya, Kediri, Maung Bandung ditahan imbang Persik Kediri dengan skor 1-1 pada laga pekan ke-16, Senin (5/1) malam WIB, setelah kebobolan gol di masa injury time.
Persib tampil agresif sejak awal pertandingan meski tidak diperkuat sejumlah pemain kunci. Peluang emas didapat melalui tendangan keras Thom Haye pada menit ke-16, namun masih mampu diamankan kiper Persik, Leo Navacchio. Tekanan Persib berlanjut hingga babak pertama, termasuk peluang Luciano Guaycochea di injury time, tetapi belum membuahkan hasil.
Di sisi lain, Persik juga memberikan perlawanan melalui sejumlah peluang berbahaya, salah satunya lewat tendangan bebas Ezra Walian. Namun, penampilan solid Teja Paku Alam di bawah mistar gawang Persib memastikan skor tetap 0-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persib melakukan sejumlah perubahan dengan memasukkan Berguinho, Adam Alis, dan Saddil Ramdani. Pergantian ini membuat serangan Persib lebih hidup. Hasilnya, pada menit ke-68, Saddil Ramdani berhasil memecah kebuntuan setelah memanfaatkan umpan dari Berguinho dan membawa Persib unggul 1-0.
Namun, momentum Persib berubah drastis. Saddil yang sebelumnya menjadi pahlawan justru harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu kuning kedua pada menit ke-81. Kartu kuning pertama ia terima pada menit ke-67, sehingga Persib harus bermain dengan 10 pemain di sisa laga.
Unggul jumlah pemain, Persik Kediri meningkatkan intensitas serangan. Tekanan berbuah hasil pada menit 90+5. Berawal dari situasi sepak pojok, Supriadi melepaskan bola ke kotak penalti yang kemudian disundul oleh Muhammad Firli untuk mengubah skor menjadi 1-1 sekaligus memastikan Persik terhindar dari kekalahan.
Hasil imbang ini membuat Persib tergusur dari puncak klasemen dan kini berada di peringkat ketiga dengan koleksi 35 poin, sama dengan Persija Jakarta yang berada satu tingkat di atasnya. Sementara itu, Persik Kediri menempati posisi ke-11 dengan raihan 19 poin.
Insiden Kartu Merah Rafael Struick Warnai Laga Bhayangkara FC vs Dewa United
Sementara itu, laga Bhayangkara FC kontra Dewa United di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Senin (5/1/2026) sore WIB, diwarnai insiden kartu merah yang diterima Rafael Struick pada menit ketujuh injury time babak kedua.
Wasit Asep Yandis mengganjar Struick kartu merah langsung setelah menilai tindakannya melampaui batas sportivitas. Insiden bermula dari duel di lini tengah yang membuat Ilija Spasojevic terjatuh usai beradu fisik dengan Egy Maulana Vikri. Dalam situasi tersebut, Struick menendang bola ke arah tubuh Spasojevic yang masih tergeletak di lapangan.
Aksi tersebut memicu reaksi keras dari Spasojevic yang kemudian mendorong Struick. Ketegangan sempat meningkat, namun para pemain dari kedua tim segera melerai sehingga keributan lebih besar dapat dihindari.
Kartu merah ini semakin memperpanjang periode sulit Rafael Struick bersama Dewa United di BRI Super League 2025/2026. Hingga pekan ini, pemain berusia 22 tahun tersebut belum mencatatkan satu gol pun sejak bergabung, meski datang dengan ekspektasi tinggi.
Situasi ini turut berdampak pada posisinya di level internasional. Pemain yang telah mengoleksi 23 caps bersama Timnas Indonesia itu mulai kehilangan tempat, dengan posisinya perlahan digantikan oleh pemain lain.
Pada pertandingan tersebut, Bhayangkara FC akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal The Guardian dicetak oleh Fareed Sadat, memastikan tiga poin penting bagi tuan rumah.






