Kampiunnews I Atambua – Cerita kesukses Bintang Timur di ajang El Tari Memorial Cup(ETMC) Rote 2023 menggugah masyarakat Atambua agar makin melihat pentingnya sebuah pembinaan sepak melalui sekolah dan akademi.
Animo masyarakat tampak ketika tim Bintang Timur (BeTA) Atambua, klub kesayangan dari Kabupaten Belu itu tiba kembali di Rai Belu. Masyarakat tumpah ruah menyambut kedatangan Serena Cosgrova Francis dan pemain BeTA saat mereka tiba di perbatasan Nenuk-Lalian (Nela).
Komunitas motor, anak sekolah bola, pelajar dan masyarakat membaur menyambut pahlawan sepak bola dari kota perbatasan NKRI Atambua.
Mengatasnamakan Pemerintah Kabupaten Belu, Bupati dr. Agus Taolin turut mengapresiasi pencapaian diraih BeTA dalam ETMC kali ini dengan menduduki posisi runner-up, gelar pemain terbaik dan top-scorer.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Belu kami mengapresiasi prestasi anak-anak Bintang Timur. Kalian telah mengharumkan nama Belu di ETMC Rote” ujar Agus Taolin saat menerima tim BeTA di Kantor Bupati di bilangan Gerbades, Atambua.
Keberhasilan BeTA diajang ETMC Rote 2023 juga menjadi ajang berbagi cerita dan narasi sepak bola ke kalangan anak muda di wilayah perbatasan Indonesia dan Timor Leste itu.
Pada hari ini, Rabu (6/9/2023), manejer BeTA Serena Francis bersama beberapa pemain diagendakan akan berkunjung ke beberapa SMA di Atambua, seperti SMA Seminari St.Maria Imaculata Lalian juara Liga Pelajar Belu dan SMA Kristen Atambua juara Liga Pelajar Putri.
Kunjungan akan di mulai dari SMAN 3, SMAN 1 karena di dua lembaga ini banyak pemain BeTA Academy bersekolah.
Salah sata agenda yang akan disampaikan saat kunjungan ke berbagai sekolah itu, selain memberikan bantuan bola, Serena akan mengajak kerja sama (MoU) penggunaan fasilitas di BeTA Academy untuk latihan bersama.
‘Kedatangan saya ke sekolah sekolah di Atambua, di samping memberikan motivasi bagi talenta muda yang dimiliki sekolah sekolah, saya ingin membangun kerja sama dalam rangka pengembangan sepak bola. Kami punya fasilitas, bisa dipergunakan untuk berlatih bersama atau tim pelatih kami bisa memberikan couching clinic dasar sepak bola untuk sekolah yang mau bekerjasama,” ujar Serena Francis.
Kesuksesan BeTA sebagai runner up ETMC membawa berkat bagi pemain dan pelatih. Sejumlah bonus mengalir ke rekening pemain. Disamping itu 5 pemain yang tercatat sebagai mahasiswa, akan dibantu untuk mendapatkan beasiswa oleh Serena. Demikian halnya bagi pemain yang ingin mengabdi sebagai TNI/Polri akan mendapatkan dukungan.
Kegembiraan juga terpancar dari wajah pelatih Ludovikus Loi Mau. Setelah sukses memberi perlawanan atas keperkasaan PSN Ngada di laga final, dalam waktu dekat, Serena akan terbangkan Ovik begitu mantan pemain Persab Belu ini disapa, untuk menaikan level lisensi kepelatihan dari tingkat D menjadi C. Untuk mengambil lisensi C couch Ovik akan diberangkatkan mengikuti program pelatihan lisensi D yang diselenggarakan PSSI di Jawa.






