Kampiunnews|Jakarta – Timnas Indonesia akan mengawali perjuangan di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 dengan menghadapi Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/9/2026).
Laga perdana ini menjadi kesempatan bagi Skuad Garuda asuhan John Herdman untuk meraih hasil positif di kandang sendiri. Perhatian tertuju pada duel dua ujung tombak, Ole Romeny dan Ilhan Fandi, serta peluang debut Luke Vickery dan Dion Markx.
Ole Romeny vs Ilhan Fandi
Ole Romeny menjadi andalan lini depan Indonesia. Sejak debut pada 20 Maret 2025, penyerang berusia 25 tahun itu mencetak gol beruntun saat menghadapi Australia, Bahrain, dan China dalam kualifikasi Piala Dunia 2026.
Berpengalaman bersama sejumlah klub Eropa, termasuk Oxford United dan Fortuna Sittard, Romeny diharapkan mampu memaksimalkan peluang dan membongkar pertahanan Singapura.
Di kubu lawan, Ilhan Fandi menjadi tumpuan The Lions. Putra legenda Singapura, Fandi Ahmad, itu memiliki pengalaman bermain di Singapura, Belgia, dan Thailand.
Dalam strategi pelatih Gavin Lee, Ilhan kerap dimainkan sebagai pemain pengganti. Pada Piala AFF 2026, ia menjadi pencetak gol terbanyak Singapura dengan empat gol, meski timnya terhenti di semifinal.
Kemampuan mencari ruang di kotak penalti dan keunggulan duel udara menjadikan Ilhan ancaman bagi pertahanan Indonesia, terutama jika dimainkan pada babak kedua.
Duel Romeny dan Ilhan diprediksi menjadi salah satu aspek menarik dalam pertandingan pembuka, mengingat keduanya berpotensi menentukan efektivitas serangan masing-masing tim.
Vickery dan Dion Markx Berpeluang Debut
FIFA ASEAN Cup 2026 juga berpotensi menjadi panggung debut Luke Vickery dan Dion Markx bersama tim senior Indonesia.
Vickery, yang resmi menjadi WNI pada 16 Juli 2026, dapat bermain di sayap kanan maupun kiri. Fleksibilitas tersebut menjadi pilihan tambahan bagi Herdman untuk memperkuat serangan.
Namun, pemain berusia 20 tahun itu harus bersaing dengan Egy Maulana Vikri dan Rizky Eka Pratama untuk mendapatkan menit bermain. Jika diturunkan melawan Singapura, laga tersebut akan menjadi penampilan perdananya bersama tim senior Garuda.
Sementara itu, Dion Markx berpeluang mencatatkan debut di lini pertahanan. Pemain Persita Tangerang tersebut telah menjadi WNI sejak Februari 2025 dan memiliki pengalaman membela Indonesia di kelompok usia.
Persaingan di lini belakang cukup ketat dengan kehadiran Jordi Amat, Rizky Ridho, Kevin Diks, Justin Hubner, dan Elkan Baggott. Tanpa Jay Idzes, Herdman masih memiliki sejumlah opsi untuk menerapkan skema tiga bek sejajar.
Padatnya jadwal turnamen berpotensi membuka ruang rotasi bagi Dion. Kesempatan bermain akan bergantung pada kebutuhan taktik dan keputusan Herdman.
Laga melawan Singapura pun menjadi ujian awal bagi Indonesia sekaligus peluang bagi pemain anyar untuk menunjukkan kemampuan dan memperkuat kedalaman skuad Garuda.







