Kampiunnews | Jakarta – Masyarakat bola Indonesia makin penasaran menyaksikan laga FIFA matchday antara Timnas vs Tim Tanggo Argentina. Laga Indonesia vs Argentina yang menyita perhatian publik berdampak pada penjualan tiket pertandingan. Setelah Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengumumkan informasi terkait penjualan tiket pada 29 April lalu, hari ini Senin (5/6) penjualan tiket resmi bagi nasabah BRI pun resmi di buka.
Tak butuh waktu lama bagi para pecinta sepakbola Tanah Air untuk mengamankan tiket dan ikut “war” sama halnya kala mengamankan tiket konser musik.
Dibuka sejak pukul 12.00 WIB di website pssi.org dan semua platform ticket.com, tak sampai 12 menit tiket sudah terjual habis untuk kategori VIP (barat dan timur), kategori 1, kategori 2 dan kategori 3. Bahkan bagi mereka yang antre secara virtual sebelum pukul 12.00 WIB sudah kesulitan melakukan pembayaran akibat traffic pembelian yang tinggi.
Penjualan tiket FIFA Match Day memang dibuka pada 3 hari berbeda, yakni pada tanggal 5 khusus untuk nasabah BRI dan pada tanggal 6-7 Juni untuk umum. Penjualan hari ini mewajibkan pembeli nasabah BRI untuk melakukan sistem pembayaran, mulai dari pembayaran menggunakan kartu kredit BRI, virtual account, atau bank transfer.
“War” akan kembali terjadi pada pembelian tiket pertandingan hari Selasa (6/6) dan Rabu (7/6) dengan seluruh metode pembayaran dapat digunakan. Harga tiket pun masih sama seperti hari ini yakni Rp.4.250.000 untuk kategori VIP (barat & timur), Rp.2.500.000 untuk kategori 1, Rp. 1.200.000 untuk kategori 2 dan Rp.600.000 untuk kategori 3.
Seperti diketahui pertandingan antara Indonesia dan Argentina tinggal menunggu hari. Untuk menyaksikan pertandingan bersejarah tersebut PSSI telah mengatur cara mendapatkan tiketnya. 60.000 tiket akan disediakan dan hal ini sudah ditetapkan berdasarkan atas Peraturan Kepolisian Negara Nomor 10 Tahun 2022 tentang Pengamanan Penyelenggaraan Kompetisi Olahraga.
PSSI di era Erick Thohir benar melakukan revolusi mental baik bagi pemain, maupun supporter. Biasanya para pecinta Timnas mudah mendapatkan tiket jika Timnas beraksi di Stadion Gelora Bung Karno, kini mereka harus berburu tiket seperti menyaksikan konser musik.
Saya coba menghubungi beberapa pengurus PSSI yang biasa memberikan jatah tiket, namun kali ini kesulitan. Bukan minta gratis, namun membelinya dengan harga sesuai bandrol, namun sia-sia, ujar Zulfikar Utama pendukung setia Timnas.
Untuk mengobati rasa kecewanya, Bang Zul, begitu lelaki paro baya yang pernah menggeluti dunia sepakbola di Timor Leste, memilih menyaksikan laga FiFA matchday Timnas vs Palestina di gelora Bung Tomo.
“Saya dan komunitas bola terpaksa mensuport Timnas di Surabaya, yang penting dapat atmosfir pertandingannya. Nanti saat melawan Argentina cukup lewat televisi saja, tiket nya susah, laris manis,” ujar Bang Zul.
Kita apresiasi buat pengurus PSSI diera Erick Thohir, harusnya sepak bola diurus seperti ini, dan yang penting PSSI terus membuka laporan keuangannya ke publik agar kepercayaan masyarakat terhadap PSSI terus meningkat, lanjut Pembina Indonesia Football Forever (IFF).






