Kampiunnews|Jakarta – Timnas Indonesia telah melakoni dua laga FIFA matchday. Timnas Burundi menjadi lawan Indonesia yang dilakoni selama dua kali di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat.
Menang laga pertama dengan skor 3-1, dan seri 2-2 di laga kedua. Dengan hasil tersebut, skuad Shin Tae-yong berhasil mengoleksi 1,051.05 poin. saat draw melawan Burundi pada Selasa, (28/3), skuad Garuda Indonesia mendapat tambahan 0,18.
Sebelumnya, Timnas Indonesia mendapatkan tambahan poin 5,28 usai mengalahkan Burundi di laga pertama FIFA Matchday Maret 2023 yang dilangsungkan pada Sabtu (25/3/2023) malam WIB.
Kini pasukan Garuda melangkah dua peringkat dari posisi 151 berhasil naik ke posisi 149.
Laga semalam, Timnas Indonesia harus puas bermain imbang lawan Burundi. Gol Indonesia dicetak Witan Sulaeman (61’) dan Jordi Amat (90+4’). Sementara dua gol Burundi dibukukan Saido Berahino (80’) dan Abedi Bigirimana (90’),
Jordi sang Salvatore
Dalam pertemuan kedua melawan wakil Afrika tersebut, Timnas Indonesia yang awalnya unggul lebih dulu justru gagal menang karena ditahan 2-2.
Gol Timnas Indonesia diciptakan oleh Witan Sulaeman yang baru dimainkan di babak kedua. Witan sukses meneruskan umpan dari Dendy Sulistyawan dan mencetak gol di menit 61.
Lalu gol kedua Timnas Indonesia dicetak oleh Jordi Amat. Sebelum Jordi mencetak gol di pengujung laga, Indonesia sedang tertinggal 1-2.
Jordi Amat sang salvatore (penyelamat) dalam laga menjadi penghiburan bagi Ketua Umum Erick Thohir. Hiburan ditengah ketidakpastian penyelenggaraan Piala Dunia U-20 di Indonesia.
Usai menyaksikan laga Timnas vs Burundi, Erick Thohir langsung bertolak ke Zurich untuk membicarakan kelanjutan pelaksanaan Piala Dunia U-20 di Indonesia.
Sejak kick off dimulai, Timnas berusaha menekan sejak menit awal dan berusaha untuk menguasai jalannya laga. Namun, Burundi yang tampil berbeda, bermodalkan pengalaman laga pertama, justru tim Afrika Tengah ini cukup banyak menguasai bola di sektor tengah.
Meski banyak menguasai bola, nyatanya tim tamu tetap kesulitan menembus duet Elkan Baggott dan Jordi Amat yang tampil kukuh di lini belakang Timnas Indonesia.






