Kampiunnews|Kupang – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musprov) KONI NTT, dinamika dan kasak-kusuk sejumlah nama calon Ketua Umum KONI NTT mulai mengemuka ke ruang publik. Di tengah dinamika tersebut, Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) NTT secara terbuka dan tegas menyatakan dukungan kepada Melki Laka Lena untuk memimpin KONI NTT pada masa bakti 2026–2030.
Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum Pengprov Pelti NTT, Rudi Basuki, SE, MM, saat ditemui Koordinator Humas Pelti NTT Ferry Ndoen, S.Sos, di sela-sela latihan tenis persahabatan di Lapangan Tenis Kanwil Bulog NTT, Jalan Palapa, Kota Kupang, Senin (19/1/2026) sore.
Rudi Basuki menegaskan, figur Melki Laka Lena dinilai sangat tepat untuk melanjutkan estafet kepemimpinan KONI NTT yang saat ini masih dipegang oleh Yosep Nai Soi.
“Kami dari Pelti NTT melihat Pak Melki Laka Lena sangat pantas dan layak untuk memimpin KONI NTT empat tahun ke depan,” tegas Rudi.
Rudi Basuki yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Antar Daerah Pengurus Pusat (PP) Pelti menilai Melki Laka Lena memiliki kapasitas dan kepemimpinan yang dibutuhkan KONI NTT, terutama menghadapi agenda besar olahraga nasional.
“NTT bersama NTB akan menjadi tuan rumah bersama PON 2028. Ini adalah tanggung jawab besar yang membutuhkan figur pemimpin yang kuat, energik, dan mampu mengonsolidasikan seluruh cabang olahraga,” ujarnya.
Menurut Rudi, Melki Laka Lena merupakan sosok muda yang visioner dan mampu mendorong (drive) kinerja KONI NTT, baik dari sisi pembinaan prestasi maupun kesiapan penyelenggaraan PON 2028.
“Kita semua tentu ingin PON 2028 sukses prestasi dan juga sukses penyelenggaraan. Itu membutuhkan kepemimpinan yang solid,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rudi juga memaparkan komitmen Pelti NTT dalam mendukung agenda besar olahraga daerah dengan terus menggenjot pembinaan atlet, baik yunior maupun senior, sebagai bagian dari persiapan menuju PON 2028.
“Kami melakukan pembinaan atlet yunior di Jakarta, mengirim atlet-atlet muda berprestasi untuk mengikuti berbagai event nasional guna menambah jam terbang. Selain itu, kami juga menyiapkan SDM pelatih dengan mengikutsertakan mereka dalam coaching clinic di Jakarta,” jelasnya.
Terkait sarana dan prasarana, Rudi Basuki menegaskan Pelti NTT terus membangun komunikasi intensif dengan pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Kota Kupang.
“Saya memberikan apresiasi kepada Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, yang sangat responsif dan mendukung kegiatan olahraga di Kota Kupang. Hal ini juga saya sampaikan saat pembukaan Turnamen Tenis Wali Kota Cup Kupang 2025 lalu,” ungkap Rudi.
Ia mengakui masih terdapat sejumlah lokasi yang berpotensi dikembangkan menjadi venue olahraga tenis, namun diperlukan komunikasi dan koordinasi lebih lanjut dengan Pemkot Kupang.
Sementara itu, berdasarkan Surat KONI NTT Nomor: 02/KONI-NTT/I/2026 tentang Pemberitahuan Musyawarah Olahraga Provinsi, Musprov KONI NTT akan diikuti oleh Ketua Umum KONI Kabupaten/Kota se-NTT, Ketua Pengprov/Asprov cabang olahraga dan badan keolahragaan fungsional anggota KONI NTT, serta calon anggota KONI NTT.
Mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga KONI Tahun 2020, Musyawarah Olahraga Provinsi (Musprov) KONI NTT dijadwalkan berlangsung pada Jumat–Minggu, 6–8 Februari 2026, bertempat di Hotel Harper Kupang.
Musprov ini akan menjadi momentum penting bagi olahraga NTT dalam menentukan arah kepemimpinan KONI NTT ke depan, khususnya menyongsong PON 2028.(fen)






