Kampiunnews|Buenos Aires – Lionel Messi menutup perjalanan bersama Timnas Argentina dengan malam yang penuh emosi. Laga persahabatan internasional melawan Benin di Estadio Monumental, Buenos Aires, Rabu (7/10/2026) pagi WIB, menjadi pertandingan perpisahan Messi bersama La Albiceleste.
Perpisahan tersebut berlangsung manis. Argentina menutup laga dengan kemenangan 3-0 atas Benin, sementara Messi turut mencatatkan namanya di papan skor sekaligus memberikan dua assist.
Messi tetap menjadi pusat permainan Argentina sejak menit awal. Pemain berjuluk La Pulga itu beberapa kali mengancam gawang Benin, tetapi kiper Marcel Dandjinou tampil sigap menggagalkan peluang-peluang tersebut.
Pada menit ke-7, Messi melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang mengarah ke sudut kiri bawah gawang. Dandjinou melakukan penyelamatan gemilang untuk mengamankan gawang Benin.
Messi kembali hampir membuka keunggulan pada menit ke-24 setelah menerima umpan silang di dalam kotak penalti. Namun, tembakannya hanya melebar tipis dari tiang kiri.
Tujuh menit kemudian, Messi kembali memperoleh peluang melalui sepakan first-time, tetapi bola kembali melebar tipis.
Benin bukan tanpa ancaman. Aiyegun Tosin sempat melepaskan tembakan voli dari dalam kotak penalti yang melebar tipis. Pada menit ke-45, Junior Olaitan juga memaksa Emiliano Martinez melakukan penyelamatan refleks.
Babak pertama berakhir tanpa gol.
Argentina akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-48. Messi mengirim umpan dari situasi sepak pojok dan bola mengarah tepat kepada Nicolas Otamendi.
Otamendi yang berada di posisi ideal langsung melepaskan tembakan jarak dekat ke bawah mistar untuk membawa Argentina unggul 1-0.
Argentina terus menguasai pertandingan. Pada menit ke-58, Dandjinou kembali menunjukkan refleksnya dengan menggagalkan sundulan Enzo Fernandez yang mengarah ke sisi kanan gawang.
Tekanan Argentina akhirnya menghasilkan gol kedua pada menit ke-61.
Nico Paz menerima umpan yang membelah pertahanan Benin di tepi kotak penalti. Ia kemudian melepaskan tembakan akurat ke sudut kiri gawang yang tidak mampu dijangkau Dandjinou.
Skor berubah menjadi 2-0.
Momen emosional kembali terjadi pada menit ke-69. Argentina mendapatkan hadiah penalti setelah Tamimou Ouorou melakukan tekel terhadap pemain La Albiceleste di dalam kotak penalti.
Messi maju sebagai eksekutor.
Pada menit ke-71, kapten Argentina itu menjalankan tugasnya dengan sempurna. Sepakannya mengarah ke sudut kanan atas gawang dan mengubah skor menjadi 3-0.
Gol tersebut menjadi penutup sempurna bagi Messi dalam pertandingan perpisahannya bersama Argentina.
Messi mengakhiri laga dengan catatan satu gol dan dua assist, sekaligus membawa Argentina meraih kemenangan telak 3-0 atas Benin.
Bagi Argentina, pertandingan ini bukan sekadar laga persahabatan. Laga di Estadio Monumental menjadi panggung perpisahan bagi salah satu pemain terbesar dalam sejarah sepak bola Argentina, yang selama bertahun-tahun menjadi simbol La Albiceleste.
Susunan Pemain
Argentina (4-3-3): Emiliano Martinez; Agustin Giay, Cristian Romero, Nicolas Otamendi, Nicolas Tagliafico; Rodrigo De Paul, Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister; Lionel Messi, Julian Alvarez, Lautaro Martinez.
Pelatih: Lionel Scaloni.
Benin (4-1-4-1): Marcel Dandjinou; Liam Omore, Johan Roche, Mohamed Tijani, Tamimou Ouorou; Sessi D’Almeida; Yamirou Ouorou, Hassane Imourane, Junior Olaitan, Rodolfo Aloko; Aiyegun Tosin.
Pelatih: Gernot Rohr.







