Kampiunnews|Jakarta – Timur Kapadze disebut menjadi salah satu kandidat kuat pelatih baru Timnas Indonesia. Jika akhirnya dipilih PSSI, pelatih berusia 44 tahun itu dinilai berpotensi menghidupkan kembali tradisi yang pernah dibangun pada era kepelatihan Luis Milla dan Shin Tae-yong.
Saat ini, kursi pelatih kepala Timnas Indonesia masih lowong setelah PSSI dan Patrick Kluivert resmi berpisah. Sejumlah nama pun mulai bermunculan sebagai kandidat, dan Kapadze menjadi salah satu yang mendapat perhatian besar. Ia baru saja mencatat prestasi signifikan dengan membawa Uzbekistan lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
Selain rekam jejak yang impresif, Kapadze dinilai bisa membawa keuntungan tambahan bagi Timnas Indonesia, termasuk mengembalikan tradisi pelatih kepala yang juga menangani kelompok usia, seperti yang diterapkan Luis Milla dan Shin Tae-yong.
Sebelum struktur kepelatihan berubah pada era “gerbong Belanda”, Timnas Indonesia memiliki tradisi unik: pelatih tim senior juga merangkap menangani tim usia muda.
Shin Tae-yong menjadi figur paling sukses dalam pola ini. Ia mengintegrasikan Timnas U-19, U-23, hingga senior dalam satu visi permainan yang selaras, serta membawa ketiga kelompok usia tersebut lolos ke Piala Asia.
Sebelum itu, Luis Milla juga menerapkan model serupa. Ia menangani Timnas senior dan U-23 sekaligus, dan hal tersebut memungkinkan banyak pemain muda dipromosikan secara langsung ke level tertinggi.
Tradisi ini terhenti ketika PSSI menunjuk Patrick Kluivert yang hanya fokus melatih tim senior, sementara U-20 dan U-23 ditangani pelatih berbeda.
Jika PSSI memilih Timur Kapadze, besar peluang tradisi tersebut kembali diterapkan. Pengalaman Kapadze sangat relevan, ia terbiasa bekerja dengan tim kelompok usia Uzbekistan.
Kapadze pernah menangani Uzbekistan U-19 (2018–2019), kemudian melatih Uzbekistan U-23, termasuk memimpin tim Olimpiade. Pola kerja yang terintegrasi ini dinilai cocok dengan kebutuhan PSSI untuk membangun kesinambungan pembinaan pemain.
Saat ini, PSSI baru menempatkan Nova Arianto (Timnas U-17) dan Indra Sjafri (Timnas U-22) dalam struktur kepelatihan. Masih ada beberapa posisi strategis yang kosong dan bisa saja diisi oleh Kapadze, sebagaimana dulu dilakukan Luis Milla dan Shin Tae-yong dalam membangun fondasi kuat Timnas Indonesia.






