Kampiunnews|Bandung – Menjelang leg kedua AFC Champions League 2, Persib Bandung berada dalam situasi penuh tekanan sekaligus tantangan besar. Bermain di hadapan publik sendiri, Maung Bandung dituntut bangkit setelah hasil mengecewakan pada leg pertama.
Laga krusial kontra Ratchaburi FC akan digelar Rabu (18/2) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Persib mengusung misi comeback dalam kondisi genting usai tertinggal agregat 0-3 dari wakil Thailand tersebut.
Defisit tiga gol membuat jalan Persib menuju perempat final terasa menanjak. Tak ada pilihan lain selain tampil agresif sejak menit awal, namun tetap menjaga disiplin permainan sepanjang 90 menit demi menjaga peluang tetap terbuka.
Di tengah tekanan itu, bek Persib Federico Barba menyuarakan keyakinan. Ia percaya atmosfer kandang dan dukungan penuh Bobotoh bisa menjadi pembeda dalam laga hidup-mati ini.
Barba tidak menutup mata terhadap kenyataan pahit di leg pertama. Ia mengakui membalikkan ketertinggalan tiga gol bukan perkara mudah. Namun demikian, ia menegaskan mental tim tetap terjaga dan motivasi skuad Pangeran Biru berada pada level tertinggi jelang laga krusial.
“Seperti yang dikatakan pelatih, itu bukan hasil yang mudah. Inilah yang saya katakan setelah pertandingan, kami tetap percaya pada kemampuan kami,” ujar Barba dikutip dari laman resmi klub.
Pernyataan tersebut menegaskan satu hal: Persib belum menyerah. Keyakinan internal tim masih terpelihara dengan baik meski berada dalam situasi tertekan.
Dengan kondisi ini, Persib wajib meraih kemenangan dengan selisih minimal tiga gol untuk menjaga peluang melaju ke babak perempat final. Tekanan tersebut membuat pelatih Bojan Hodak tak memiliki banyak opsi selain menerapkan pendekatan menyerang sejak awal laga. Kebutuhan mencetak gol cepat menjadi kunci utama dalam upaya membalikkan keadaan.
Persib juga memiliki sejumlah pemain yang dinilai mampu menjadi pembeda. Tiga nama berikut diprediksi memegang peranan penting dalam misi mengejar ketertinggalan agregat.
Andrew Jung menjadi figur sentral di lini depan. Penyerang asal Prancis itu mencatatkan kontribusi gol yang cukup konsisten sepanjang musim. Di BRI Super League 2025/26, Jung telah mengoleksi lima gol dari 13 penampilan, sementara di ajang ACL 2 ia membukukan empat gol dari tujuh laga. Keberadaannya memberi variasi dalam penyelesaian akhir, terutama di tengah belum stabilnya performa Ramon Tanque dan proses adaptasi Sergio Castel.
Nama berikutnya adalah Uillam Barros yang memiliki fleksibilitas di lini depan. Pemain asal Brasil itu mampu bermain sebagai winger maupun penyerang tengah. Tujuh gol dari 19 laga di kompetisi domestik serta dua gol di ACL 2 menjadi bukti kontribusinya. Penempatan Barros di sisi kanan serangan diharapkan memberi dimensi berbeda, khususnya melalui kekuatan fisik dan duel satu lawan satu.
Sosok lain yang diproyeksikan berperan penting adalah Thom Haye di lini tengah. Gelandang Timnas Indonesia tersebut menjadi pengatur ritme permainan Persib dengan kemampuan membaca permainan serta distribusi bola jarak jauh yang akurat.
Tantangan Persib semakin besar karena Marc Klok masih menjalani pemulihan cedera. Absennya Klok membuat beban Haye bertambah, baik dalam mengatur tempo serangan maupun menjaga keseimbangan permainan saat bertahan.
Dengan tekanan, harapan, dan dukungan penuh publik GBLA, Persib akan mempertaruhkan segalanya demi menjaga asa dan membuktikan bahwa Maung Bandung belum menyerah di panggung Asia.






