Kampiunnews|Kupang – Semangat membangun prestasi olahraga sejak usia dini kembali digaungkan para alumni Sekolah Dasar Katolik (SDK) Don Bosco Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), melalui penyelenggaraan Lomba Lari 5K 2026. Kegiatan yang digagas Paguyuban Alumni Don Bosco (Papidos) ini tidak hanya untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Provinsi NTT, tetapi juga menjadi wadah pencarian bibit atlet lari potensial dari Bumi Flobamora.
Panitia menargetkan sekitar 400 peserta mengikuti ajang lari tersebut. Selain meningkatkan partisipasi masyarakat dalam olahraga, lomba ini diharapkan menjadi bagian dari upaya pembinaan atletik di NTT secara berkelanjutan.
Ketua Panitia Lomba Lari 5K 2026, Richardo Asten, yang akrab disapa Bung Erick Asten, menyampaikan hal tersebut saat memberikan keterangan kepada awak media di Kedai Hopeng, Jalan Polisi Militer, Kota Kupang, Jumat (9/10/2026).
Menurut Erick, persiapan penyelenggaraan tahun ini dilakukan lebih awal dibandingkan dengan pelaksanaan pada 2025. Langkah tersebut ditempuh agar seluruh rangkaian kegiatan dapat dipersiapkan secara lebih matang dan penyelenggaraannya berjalan lebih baik.
Ia menjelaskan, Lomba Lari 5K Papidos tidak sekadar menjadi kegiatan olahraga untuk merayakan hari jadi Provinsi NTT. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan berkembang menjadi agenda tahunan yang berkontribusi terhadap pembinaan dan pencarian atlet-atlet potensial di cabang olahraga atletik.
“Saat audiensi bersama Pak Wali Kota pada penyelenggaraan tahun sebelumnya, beliau meminta agar lomba ini dijadikan event tahunan untuk pembinaan dan pencarian bibit atlet cabang olahraga atletik,” kata Erick.
Dari sisi apresiasi kepada peserta, panitia juga meningkatkan total hadiah yang diperebutkan pada tahun ini menjadi Rp40 juta, naik dua kali lipat dibandingkan dengan penyelenggaraan 2025 yang menyediakan total hadiah Rp20 juta.
Pada pelaksanaan tahun lalu, kepanitiaan dipimpin Zeto Ratuarat. Peningkatan hadiah pada tahun ini diharapkan dapat menambah daya tarik kompetisi sekaligus mendorong semakin banyak peserta untuk berpartisipasi.
Erick menegaskan, panitia menargetkan sekitar 400 peserta dapat ambil bagian dalam Lomba Lari 5K 2026. Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, Kedai Hopeng milik Edy Law menjadi sponsor utama.
“Target kita sekitar 400 peserta. Sponsor utama event ini Pak Edy Law, pemilik Kedai Hopeng,” tegasnya.
Adapun susunan kepanitiaan Lomba Lari 5K 2026 terdiri atas Gubernur NTT sebagai pelindung, Wali Kota Kupang sebagai penasihat, Ketua Papidos sebagai penanggung jawab, serta kepala sekolah SDK Donbosco 1–4 sebagai pengarah.
Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, Errol Manu dipercaya sebagai sekretaris. Posisi wakil ketua diisi oleh Stef de Rosari, Ibu Padha, dan Ibu Ida, sedangkan bendahara dijabat Ibu Hery Reyani. Kepanitiaan juga dilengkapi dengan sejumlah seksi yang bertugas mendukung kelancaran penyelenggaraan lomba.
Melalui Lomba Lari 5K 2026, Papidos berharap semangat olahraga, kebersamaan alumni, dan partisipasi masyarakat dapat berjalan beriringan. Ajang ini sekaligus menjadi kesempatan untuk menumbuhkan minat generasi muda terhadap olahraga atletik serta membuka ruang bagi munculnya pelari-pelari potensial yang dapat mengharumkan nama NTT di tingkat regional maupun nasional.
PAPIDOS merupakan paguyuban alumni SDK Putera 1, SDK Putera 2, SDK Putri 1, SDK Putri 2 dan SDK Donbosco Kupang , yang kemudian terintegrasi dan berganti nama menjadi Sekolah Dasar Katolik (SDK) Don Bosco Kupang.
Perubahan tersebut merupakan bagian dari perkembangan kompleks persekolahan Don Bosco di Kupang, dari sistem pendidikan yang sebelumnya memisahkan peserta didik berdasarkan jenis kelamin, sekolah khusus putra dan sekolah khusus putri, menjadi sekolah Katolik dengan sistem pendidikan umum. Proses integrasi ini berlangsung seiring perkembangan sekolah di bawah naungan Yayasan Swastiastu, yang juga dikenal sebagai Yayasan Sekolah Keuskupan Agung Kupang.
Dalam perkembangannya, PAPIDOS menjadi wadah yang mempererat persaudaraan, menjaga ikatan kekeluargaan, serta memelihara semangat kebersamaan para alumni lintas angkatan. Melalui berbagai kegiatan sosial, pendidikan, dan olahraga, PAPIDOS turut berupaya memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan pengembangan generasi muda di Kota Kupang dan NTT. (fen)







