Kampiunnews | Gresik –Tim voli putri Jakarta Pertamina Enduro (JPE) mencatatkan kemenangan perdana di Proliga 2025 setelah berhasil menaklukkan Jakarta Electric PLN dengan skor telak 3-0 (25-18, 25-17, 25-15). Namun, dalam pertandingan keduanya pada Minggu (12/1), JPE harus mengakui keunggulan Popsivo Polwan dengan skor 1-3 (25-21, 13-25, 19-25, 18-25) dalam laga sengit yang berlangsung di GOR Tri Dharma, Gresik.
Kemenangan melawan Jakarta Electric PLN menjadi momentum penting bagi JPE. Tim tampil dominan sejak awal laga, menunjukkan konsistensi dengan strategi permainan yang disiplin, solid dalam bertahan, dan agresif dalam menyerang. Para pemain, terutama di sektor defense block dan serangan balik, berhasil membuat lawan kesulitan untuk mencetak poin.
Sejak awal set pertama, JPE menunjukkan agresivitas tinggi melalui spike tajam dan pertahanan yang kokoh. Junaida Santi muncul sebagai pemain andalan, menjadi motor serangan dengan akurasi spike yang sulit dihentikan lawan. Di sisi lain, setter Tisya Amallya memainkan peran kunci dengan distribusi bola yang cerdas, membuka ruang bagi para spiker untuk mengeksekusi serangan mereka.
Pada set kedua, meskipun Jakarta Electric PLN sempat memberikan perlawanan yang kuat di awal, konsistensi JPE dalam memanfaatkan servis tajam dan serangan kombinasi berhasil mematahkan ritme lawan. Keunggulan ini terus berlanjut hingga set ketiga, di mana serangan cepat dari barisan depan dan spike back row mempertegas kemenangan JPE.
Pelatih JPE, Bulent Karslioglu, menyatakan bahwa kemenangan ini adalah hasil dari kerja keras tim dalam beradaptasi setelah pertandingan sebelumnya. “Kami memperbaiki beberapa kelemahan dari laga-laga awal, khususnya di aspek konsistensi dan mental bertanding. Tim bermain lebih terorganisir dan memaksimalkan peluang dalam setiap serangan. Meskipun kami masih memiliki jalan panjang, kemenangan ini menjadi fondasi yang kuat untuk melangkah lebih baik di pertandingan berikutnya,” ungkap Bulent.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran pemain asing kedua, Elena Samoilenko, telah memberikan dimensi baru dalam permainan tim, terutama di sektor pertahanan. “Kontribusinya dalam menerima servis dan bertahan sangat membantu kami mengimbangi serangan lawan,” lanjut Bulent.
Kapten tim JPE, Tisya Amallya Putri, menegaskan bahwa hasil ini memberikan motivasi besar bagi tim untuk bangkit. “Pertandingan di Semarang menjadi pelajaran berharga bagi kami. Kami banyak mengevaluasi permainan, terutama di koordinasi antar lini dan keberanian untuk mengambil inisiatif. Hari ini, kami membuktikan bahwa kami mampu bangkit dan mengembalikan kepercayaan diri sebagai tim yang kompetitif,” ujar Tisya.
Lebih lanjut, Bulent menekankan pentingnya memperhatikan detail-detail kecil dalam permainan. “Setelah laga di Semarang, kami fokus memperbaiki hal-hal fundamental, seperti komunikasi tim dan efektivitas serangan. Kami percaya evaluasi ini akan terus membawa hasil positif,” jelasnya.
Dalam laga kedua melawan Popsivo Polwan, Minggu (12/1), JPE memimpin di set pertama dengan permainan percaya diri, namun Popsivo berhasil membalikkan keadaan di set-set berikutnya. “Meski begitu, kami tidak akan menyerah. Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga untuk laga-laga berikutnya,” kata Tisya.
Bulent menambahkan bahwa dua pertandingan ini memberikan gambaran penting tentang perkembangan tim. “Kemenangan melawan Jakarta Electric PLN menunjukkan potensi besar kami, sementara kekalahan dari Popsivo menegaskan bahwa kami masih perlu memperbaiki konsistensi di lapangan. Kami akan bekerja keras untuk mempersiapkan diri menghadapi laga-laga berikutnya,” ungkap Bulent.
“Kami akan menghadapi tim-tim kuat lainnya, tetapi kami percaya pada kemampuan kami. Dengan semangat dan kerja sama yang solid, kami yakin bisa terus memberikan yang terbaik,” tutup Tisya.
Chef de Mission JPE, Werry Prayogi, juga mengapresiasi semangat juang para pemain dan dukungan luar biasa dari suporter di awal perjalanan JPE. “Kami sangat bersyukur atas dukungan penuh dari para pendukung JPE di Gresik. Semangat mereka menjadi motivasi tambahan bagi tim untuk terus berjuang. Kemenangan dan kekalahan ini adalah bagian dari perjalanan kami untuk mencapai target musim ini,” ujar Werry.
Dengan optimisme tinggi, JPE menatap laga-laga berikutnya di Proliga 2025. Evaluasi menyeluruh dan persiapan matang akan menjadi kunci bagi tim untuk mempertahankan momentum positif di sisa kompetisi.






