Kampiunnews|Kupang – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, secara resmi melantik pengurus Universal Linedance Kota Kupang di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Jumat (29/05/2026). Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam mendorong gaya hidup sehat sekaligus memperkuat solidaritas antarwarga melalui aktivitas positif berbasis komunitas.
Sebagai bagian dari rumpun olahraga kebugaran dan rekreasi yang bernaung di bawah KORMI (Komite Olahraga Masyarakat Indonesia), olahraga linedance kini terus dipacu pengembangannya. Kehadiran kepengurusan baru ini diharapkan mampu memperluas jangkauan pembinaan olahraga masyarakat, sejalan dengan misi KORMI untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat, bugar, gembira, dan luar biasa.
“Di sini kita menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat. Kita sedang membangun gerakan agar warga Kota Kupang hidup sehat, aktif, dan produktif. Linedance ini terbukti membuat tubuh lebih bugar dan semangat hidup meningkat,” ujar Christian Widodo dalam sambutannya.
Wali Kota Kupang juga berharap kehadiran komunitas linedance di bawah KORMI ini bukan sekadar wadah berkumpul. Komunitas ini harus menjadi gerakan nyata untuk membangun pola hidup sehat dan aktif di tengah masyarakat. Melalui kegiatan rutin, para anggota tidak hanya berolahraga fisik, tetapi juga membangun kebersamaan, saling mendukung, dan menciptakan solidaritas sosial yang kuat.
“Datang bersama itu awal, tetap bersama itu kemajuan, tetapi bekerja bersama itu adalah kesuksesan. Komunitas ini harus terus solid dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Wali Kota mendorong agar komunitas linedance tidak hanya berfokus pada aktivitas internal lapangan. Pengurus harus turut berkontribusi dalam kegiatan sosial, seperti aksi kemanusiaan, pelayanan kesehatan, hingga kegiatan kemasyarakatan lainnya. Menurutnya, Kota Kupang membutuhkan lebih banyak event dan gerakan olahraga rekreasi positif yang mampu menggerakkan masyarakat, sekaligus menciptakan ruang ekspresi yang sehat dan produktif. Ia bahkan membuka peluang agar linedance dapat dikembangkan lebih luas ke depan, termasuk menjadi kegiatan ekstrakurikuler di sekolah-sekolah untuk menyasar generasi muda. (red_tono)






