Kampiunnews I Rote – Laga pembuka El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXII/Kualifikasi Liga 3 Rayon NTT saling berhadapan Persami Maumere dan Bintang Timur (BeTA) Atambua FC. Keduanya berada di grup A bersama tuan rumah Perseron Rote dan Persena Nagekeo.
Sebelum laga Persami vs BeTA Atambua, dilakukan seremonial pembukaan, Gubernur NTT Vikror L.aiskodat melakukan kick off didampingi Bupati Rote Paulina Haning, Ketua Asprov PSSI NTT Christ Mboik, Komut Asabri Fary Francis, Dirut Bank NTT Alex Riwu Kaho.
Penampilan ekspresif dan skill kedua tim menghipnotis masyarakat Rote Ndao yang tumpah ruah memenuhi stadion Paulina Haning , Bulu.
Pluit berbunyi, anak anak dari ujung batas Timor Leste BeTA Atambua langsung menekan Persami Maumere . Permainan bola pendek dengan umpan jauh diperagakan tim binaan manejer perempuan Serena Cosgrova Francis.
Petaka bagi Persami Maumere datang menjelang babak pertama berakhir. Memanfaatkan umpan lambung dari sektor kiri pertahanan Persami, Alberto Soares merobek gawang Persami dengan sundulan maut. Skor 1- 0 Bintang Timur Atambua unggul.
Kedua tim terus bermain dengan tempo tinggi, jual beli serangan terjadi sepanjang babak kedua. Hingga wasit meniupkan pluit akhir, skor tetap 1-0 untuk Bintang Timur Atambua.
Maneger Bintang Timur Atambua Serena Cosgrova Francis tampak terharu atas hasil yang diperoleh anak asuhnya. Ia pun larut dalam kegembiraan bersama pemain dan official tim.
“Saya berterima kasih kepada anak anak yang bermain lepas. Kita tahu ini laga pembuka, siapapun yang bermain di laga perdana pasti punya beban, tapi saya lihat anak anak “macan batas” bermain baik dan semua strategi pelatih dijalankan dengan baik,” ujar Serena .
Lebih lanjut dikatakan dara cantik yang akan bertarung di pemilu 2024 sebagai caleg DPR RI NTT 1, bahwa dirinya dan tim pelatih menargetkan 3 poin dilaga perdana.
Skuad Bintang Timur Atambua kali ini merupakan pruduk SSB dan Academy Bintang Tinur, yang merupakan generasi pertama yang dilatih coach Berth Pentury, pelatih lisensi UEFA berpaspor Belanda.
“Jujur saya sampaikan ini produk SSB Bintang Timur yang kami bina sejak mereka berusia 12-14 tahun. Ini tim reuni, full team, kurang 3 pemain yang kami pinjamkan ke tim Persap dan Kristal,” lanjut Rena begitu dia disapa.
Dilaga berikutnya Bintang Timur akan bertenu tuan rumah Perserond, sedangkan Persami akan berhadapan dengan Persena Nagekeo.
Aleberto Soares Salvator
Perawakannya kurus, ceking tidak menunjukkan tampang seorang pemain bola. Sore itu penonton terkagum menyaksikan kecepatan dan skillnya saat Alberto Soares menguasai bola.

Skil dan kecepatannya belum sepadan dengan legenda winger NTT yang berkiprah di era galatama Niac Mitra Eduard Mangulomi. Satu gol dari kepalanya membuat penonton kagum dengan keceliannya menempatkan diri diantara defender Persami yang bermain sangat rapih dan taktis.
Alberto Soares salvator, penyelamat. Gol semata wayangnya membawa Bintang Timur Atambua memimpin peringkat atas grup A.
Penampilan si kijang alumni SMA 3 Atambua tak luput dari perhatian coach Adnan Mahing yang sore itu memantau talenta muda NTT yang akan dipersiapkan menuju kualifikasi Pra PON Aceh-Sumut.
“Benar ada beberapa pemain Bintang Timur bermain baik, kedua winger dan lini pertahanan cukup menarik,” tegas couch Adanan Mahing usai menyaksikan laga perdan ETMC.
Alberto Soarea pemuda 20 tahun produk SSB Bintang Timur satu dari sekian mutiara “macan batas” harapan dari timur batas NKRI, masih muda, perlu banyak berlatih dengan jam terbang yang cukup. Semoga tidak puas dengan capaiannya hari ini.
Alberto Soares sudah jadi idola suporter milenial Rote. Usai laga tak heran banyak suporter berselfi bersama pemuda hitam manis nan murah senyum.






