Kampiunnews | Bogor – Program makan siang dan pembagian susu gratis bagi anak sekolah yang dikampayekan Calon Presiden Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka akhirnya mengantarkan mereka menjadi pemenang dalam kontestasi Pilpres 2024.
Menurut Aji Jaya Bintara, program ini perlu disinergikan dari pusat, dan daerah menjadi elemen penting mengeksekusi program yang akan berdampak pada penekanan stunting dan mampu menggerakkan roda ekonomi di daerah.
“Perlu sinkronisasi pusat dan daerah, saya akan merangkul seluruh rakyat Kota Bogor untuk bersama-sama mensukseskan program prioritas ini, khususnya untuk peningkatan gizi anak dan ibu hamil,” tegas Aji Jaya Bintara yang akan maju pada kontestasi pemilihan calon Walikota Bogor tahun 2024.
Kang Jaya sapaan Aji Jaya Bintara, bersama ratusan tim relawannya, kian gencar mensosialisasikan program integrasi e-warung dan e-farming yang disebutnya dengan “Program Ciptani” di Kota Bogor.
Peran UMKM dalam mendukung Program Makan Siang dan Susu Gratis juga menjadi salah satu kunci keberhasilan implementasi program ini untuk mencapai tujuan menghilangkan stunting dan peningkatan gizi anak.
“Program makan siang dan susu gratis akan saya jalankan dari tahun pertama jika rakyat kota Bogor memberikan mandat. Sebelum puasa lalu, kami sudah lakukan simulasi di 1.000 anak dan ibu hamil Kota Bogor, alhamdulillah berhasil, karena kita menawarkan suatu ekosistem rantai nilai melalui Program Ciptani (integrasi e-warung dan e-farming), harga yang ditetapkan pemerintah dapat memenuhi kebutuhan 4 sehat 5 sempurna. Setelah lebaran, kami akan simulasi lagi sekitar 10.000 anak dan ibu hamil di 6 kecamatan Kota Bogor.” tukas Kang Jaya
Menurut Kang Jaya, Program Ciptani berfokus pada kemandirian dan etos kerja UMKM, berbentuk e-warung dan e-farming. Interaksi bisnis dan Integrasi antar mereka menjadikan output lebih efisien, dan masyarakat Kota Bogor dapat menikmati efisiensi itu, khususnya mengantisipasi lonjakan harga komoditas pokok seperti beras akhir-akhir ini.
“Kemarin kami sudah berikan modal e-warung sebesar 1 juta per orang di beberapa RT yang kami kunjungi di Kota Bogor, nanti akan tumbuh terus dengan targer per RT 5 e-warung,” lanjut kang Jaya.
Sebagai tokoh muda berpengalaman di penugasan di skala nasionala dan internasional, Aji Jaya Bintara, berkomitmen penuh untuk terus menyapa dan berinteraksi dengan rakyat Kota Bogor, menjalankan mini program yang terukur, dan menjadikan rakyat Kota Bogor sebagai subjek pembangunan kota (bukan lagi objek), dalam transformasi menuju Bogor Emas 2030.






