Kampiunnews | Yogjakarta – Sebanyak 514 kepala daerah terpilih yang akan dilantik pada 20 Februari 2025 di Jakarta, memulai program retreat kepemimpinan di Akademi Militer (Akmil) Magelang. Retreat ini dijadwalkan berlangsung selama sepekan, dari 21 hingga 28 Februari 2025, sebagai bagian dari pembekalan kepemimpinan dan wawasan kebangsaan.
“Tanggal 21, para kepala daerah itu akan mengikuti pembekalan di Magelang,” kata Bima ditemui di Istana Kepresidenan Yogjakarta atau Gedung Agung, Minggu (9/2).
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menjelaskan bahwa program ini diikuti oleh 505 kepala daerah yang terdiri dari gubernur, bupati dan wali kota. Selama berada di Akmil, para kepala daerah akan tinggal di 189 tenda yang telah disiapkan, dengan masing-masing tenda menampung dua hingga empat peserta.
“Setibanya di Magelang, para kepala daerah akan disambut langsung oleh Gubernur Akmil. Mereka akan menjalani serangkaian pembekalan yang mencakup tugas pokok dan fungsi kepala daerah, wawasan kebangsaan, serta ketahanan nasional yang akan disampaikan oleh Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas),” ungkap Bima Arya dalam keterangannya di Magelang, Minggu (9/2).
Ia menambahkan bahwa disiplin dan ketepatan waktu akan menjadi prinsip utama selama retreat ini. Konsep penyambutan juga akan meniru prosesi retreat Kabinet Merah Putih, di mana para kepala daerah akan melewati gerbang utama Akmil dan disambut oleh para taruna dengan prosesi khusus.
“Materi pertama yang akan diberikan adalah pemahaman mendalam tentang tugas pokok dan fungsi kepala daerah. Selanjutnya, akan ada pengarahan dari para menteri terkait mengenai visi Astacita, serta pembekalan dari Lemhanas tentang ketahanan nasional dan wawasan nusantara,” jelasnya.
Bima Arya memastikan bahwa seluruh fasilitas telah disiapkan dengan baik, termasuk kamar mandi, listrik, dan saluran air. “Kami sudah memeriksa kesiapan tenda, sanitasi, dan fasilitas lainnya. Semua sudah siap digunakan,” tambahnya.
Presiden Republik Indonesia juga dijadwalkan untuk menghadiri retreat ini, meskipun kehadirannya akan disesuaikan dengan agenda kenegaraan yang sedang berlangsung.






