Kampiunnews | Kupang – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menghadiri pemberkatan rumah jabatan pada Sabtu (15/3), diawali dengan Misa Ekaristi yang dipimpin oleh Uskup Agung Kupang, Mgr. Hironimus Pakaenoni. Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk pimpinan lembaga agama, Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, serta Forkopimda.
Mgr. Hironimus berharap rumah jabatan ini menjadi tempat yang aman bagi Wali Kota dan keluarganya serta mengingatkan bahwa kepemimpinan adalah tugas berat yang harus dijalankan dengan kasih dan pelayanan.
“Kami berdoa agar Wali Kota dan Wakil Wali Kota dapat memimpin dengan bijaksana. Semoga Tuhan menjaga dan menyucikan rumah ini.”
Dalam sambutannya, dr. Christian Widodo mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan atas amanah yang diberikan dan menegaskan komitmennya untuk melayani, bukan sekadar memerintah.
“Kami berjanji bahwa selama lima tahun ke depan, kami tidak akan memerintah, tetapi melayani. ‘To govern is to serve’ adalah moto kami.”
Beliau juga berharap ASN Kota Kupang bekerja lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta menegaskan pentingnya kebersihan dan kenyamanan kota, terutama bagi anak-anak.
“Kita ingin melihat taman kota yang bersih dan nyaman, tempat anak-anak bisa bermain dengan aman. Mari kita bekerja untuk masa depan anak cucu kita.”
Wali Kota menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, gereja, dan masyarakat, mengutip moto Latin:
“Ubi Concordia, Ibi Victoria. Di mana ada persatuan, di situ ada kemenangan.”
Pernyataan Wakil Wali Kota dan Gubernur NTT
Wakil Wali Kota, Serena Francis, menegaskan bahwa tidak ada lagi perbedaan politik pasca-pemilu dan mengajak seluruh masyarakat mendukung pembangunan Kota Kupang.
“Tidak ada lagi Paslon No. 1, 2, 3, 4, atau 5. Sekarang kita semua satu, masyarakat Kota Kupang.”

Sementara itu, Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menekankan pentingnya kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan dan mendorong program “One Village One Product” untuk mempercepat hilirisasi produk unggulan NTT.
“Kami ingin Kota Kupang menjadi contoh dalam memperkuat kerja sama pemerintah dan mengoptimalkan potensi lokal.”
Sementara itu, Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan rasa syukur atas acara ini serta menekankan pentingnya kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Beliau juga mengajak seluruh pemimpin publik untuk menjadi pelayan rakyat dan bekerja dengan sepenuh hati.
Sebagai bagian dari strategi pengembangan ekonomi daerah, Gubernur menyoroti program “One Village One Product”, yang bertujuan untuk mempercepat hilirisasi produk unggulan NTT.
“Kami ingin Kota Kupang menjadi contoh dalam memperkuat kerja sama antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, serta mengoptimalkan potensi lokal,” jelasnya.
Beliau juga mengajak masyarakat untuk mendukung gerakan beli produk NTT agar ekonomi lokal semakin berkembang.
“Mari kita terus bergerak maju dengan penuh harapan untuk kesejahteraan NTT dan Indonesia,” pungkasnya.
Acara pemberkatan rumah jabatan ini menjadi simbol awal dari komitmen kepemimpinan baru di Kota Kupang. Dengan semangat pelayanan, persatuan, dan pembangunan, diharapkan Kota Kupang akan semakin berkembang menjadi kota yang lebih baik bagi seluruh warganya.






