Kampiunnews|Paris – Paris Saint-Germain (PSG) sukses mengalahkan Bayern Munchen dengan skor dramatis 5-4 pada leg pertama semifinal Liga Champions 2025/2026 di Parc des Princes, Rabu (29/4/2026) dini hari WIB. Hujan gol yang terjadi membuat duel dua raksasa Eropa ini langsung masuk buku sejarah sebagai salah satu semifinal paling spektakuler sepanjang masa.
Atmosfer panas sudah terasa sejak sebelum kick-off. Koreografi megah suporter PSG dan pesta kembang api menyambut duel sarat gengsi antara juara bertahan PSG menghadapi Bayern Munchen yang datang dengan ambisi merebut kembali takhta Eropa.
Bayern Munchen membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-17 melalui penalti Harry Kane setelah William Pacho melanggar Luis Diaz di kotak terlarang. Kane sukses mencetak gol ke-54 musim ini sekaligus menjadi pemain Inggris pertama yang selalu mencetak gol dalam enam laga beruntun Liga Champions.
PSG sempat kesulitan keluar dari tekanan Bayern. Namun, Khvicha Kvaratskhelia berhasil membangkitkan tuan rumah lewat aksi individunya yang diakhiri tembakan keras ke sudut gawang Manuel Neuer.
Pertandingan kemudian berubah menjadi duel terbuka dengan tempo tinggi. PSG berbalik unggul lewat sundulan Joao Neves memanfaatkan sepak pojok Ousmane Dembele. Bayern membalas melalui Michael Olise sebelum penalti Dembele jelang turun minum membawa PSG unggul 3-2 pada babak pertama.
Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin menggila. Kvaratskhelia kembali mencetak gol indah usai menerima umpan Achraf Hakimi. Dembele kemudian memperbesar keunggulan menjadi 5-2 lewat tembakan mendatar yang gagal dihentikan Neuer.
Meski tertinggal tiga gol, Bayern Munchen tidak menyerah. Dayot Upamecano memperkecil skor melalui sundulan memanfaatkan situasi bola mati. Luis Diaz lalu membuat agregat kembali ketat usai mencetak gol keempat Bayern hasil kombinasi apik bersama Harry Kane.
Skor akhir 5-4 membuat leg kedua di Allianz Arena pekan depan dipastikan berlangsung panas dan penuh tekanan. PSG kini memang unggul agregat tipis, namun mereka juga berada di ujung tanduk karena Bayern Munchen dikenal sangat kuat saat bermain di kandang sendiri.
Jika Bayern mampu membalikkan keadaan di Allianz Arena, maka semifinal ini berpotensi menjadi salah satu comeback terbesar dalam sejarah Liga Champions modern.
Semifinal Paling Produktif dalam Sejarah Liga Champions
Total sembilan gol yang tercipta di Parc des Princes resmi menyamai rekor semifinal paling produktif sepanjang sejarah kompetisi elite Eropa.
Catatan itu sebelumnya hanya terjadi pada semifinal European Cup 1959/1960 saat Eintracht Frankfurt mengalahkan Rangers dengan skor 6-3. Kala itu, total 16 gol tercipta dalam dua leg semifinal.
Kini PSG dan Bayern Munchen berpeluang memecahkan rekor tersebut. Setidaknya dibutuhkan tambahan tujuh gol pada leg kedua untuk melampaui total 16 gol dalam satu semifinal.
Menariknya, sejak era Liga Champions modern dimulai pada musim 1991/1992, belum pernah ada semifinal yang menghasilkan jumlah gol sebanyak ini.
Selain menciptakan sejarah di semifinal, duel ini juga membuka peluang lahirnya rekor baru jumlah gol terbanyak dalam satu musim Liga Champions.
PSG kini telah mencetak 43 gol sepanjang musim dan menyamai catatan Bayern Munchen musim 2019/2020 serta Barcelona musim 2024/2025.
Sementara Bayern Munchen juga tampil sangat produktif dengan koleksi 42 gol musim ini. Rekor tertinggi masih dipegang Barcelona musim 1999/2000 dengan 45 gol.
Dengan satu leg semifinal tersisa dan peluang tampil di final, baik PSG maupun Bayern sama-sama berpotensi memecahkan rekor tersebut.
Kemenangan dramatis ini juga menjadi tonggak penting bagi PSG dan pelatih Luis Enrique.
Hasil atas Bayern menjadi kemenangan ke-100 PSG di fase utama Liga Champions. Selain itu, Luis Enrique juga mencatat kemenangan ke-50 bersama PSG hanya dalam 77 pertandingan, menjadi salah satu pencapaian tercepat dalam sejarah klub.
PSG juga berhasil memutus tren buruk setelah selalu kalah dalam lima pertemuan terakhir melawan Bayern Munchen. Di sisi lain, kemenangan ini menghentikan rekor sembilan kemenangan beruntun Bayern di semua kompetisi Eropa.
Kini seluruh mata tertuju ke Allianz Arena. Bayern Munchen dipastikan tampil habis-habisan demi membalikkan agregat, sementara PSG harus bertarung mati-matian mempertahankan asa menuju final Liga Champions.






