Kampiunnews | Jakarta – Dalam rangkaian Puncak Peringatan Hari Kartini 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) bersama Kongres Wanita Indonesia (Kowani), Ketua Umum Perempuan Indonesia Maju (PIM), Lana T. Koentjoro, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas komitmen Kowani dalam memperkuat peran perempuan di berbagai sektor strategis sebagai bagian dari upaya mendorong pembangunan nasional yang inklusif dan berkeadilan.
Lana menilai bahwa langkah Kowani menghadirkan 1.000 profesi perempuan dan Gen Z dari 18 zona sektor strategis merupakan wujud konkret dari konsistensi dan komitmen organisasi perempuan dalam menciptakan ruang bagi perempuan untuk menjadi motor penggerak pembangunan bangsa.
“Peringatan Hari Kartini bukan hanya soal mengenang jasa pahlawan emansipasi perempuan, tetapi juga momentum untuk menguatkan komitmen bersama dalam mendorong kesetaraan dan pemberdayaan perempuan di segala lini kehidupan. Di sinilah pentingnya kolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat, sektor swasta, komunitas, hingga generasi muda menjadi kunci,” ujar Lana T. Koentjoro.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor dan generasi adalah roh dari gerakan emansipasi perempuan masa kini. Tanpa sinergi dan keterlibatan kolektif, upaya menciptakan masyarakat yang inklusif, adil, dan setara tidak akan optimal. PIM, sebagai salah satu organisasi perempuan yang aktif memperjuangkan kepemimpinan perempuan, menyatakan kesiapan untuk terus mendukung berbagai inisiatif strategis yang melibatkan berbagai pihak.
“Semangat Kartini bukan hanya milik perempuan, tetapi panggilan bagi semua pihak laki-laki dan perempuan, tua maupun muda untuk bersama menciptakan Indonesia yang setara, adil, dan berkemajuan,” lanjut Lana.
Dukungan dari PIM ini menjadi penguat semangat kolaboratif dalam peringatan Hari Kartini 2025 yang bukan hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga ruang aktualisasi gagasan, inspirasi, serta aksi nyata dari seluruh elemen bangsa. Peringatan ini diharapkan menjadi katalisator lahirnya lebih banyak kebijakan, inovasi, dan program pemberdayaan yang mendorong kemajuan perempuan Indonesia di berbagai sektor.
Puncak peringatan Hari Kartini 2025 digelar di Lapangan Tenis Indoor Senayan, Gelora Bung Karno, Jakarta, dan dihadiri langsung oleh Ibu Wakil Presiden Republik Indonesia, Selvi Ananda. Acara ini mengusung tema “Habis Gelap Terbitlah Terang: Menghadirkan 1.000 Profesi Perempuan dan Gen Z”, yang menggambarkan semangat keberlanjutan perjuangan Kartini dalam konteks modern.
Sebanyak 18 zona sektor strategis diwakili oleh perempuan-perempuan inspiratif dari seluruh Indonesia yang menampilkan keberagaman profesi dan peran perempuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kegiatan ini juga dilaksanakan secara hybrid dan mendapat dukungan dari berbagai kementerian/lembaga serta organisasi perempuan nasional.
Ketua Umum Kowani, Nannie Hadi Tjahjanto, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat peran dan kepemimpinan perempuan dalam pembangunan nasional yang berlandaskan pada prinsip kesetaraan, inklusivitas, dan keberagaman.
“Tajuk 1.000 profesi ini melambangkan peluang tak terbatas bagi perempuan dan Gen Z. Lebih dari 900 profesi strategis dari berbagai sektor terlibat dalam kegiatan ini, menunjukkan bahwa perempuan bisa hadir bahkan menciptakan profesi baru,” jelas Nannie Hadi Tjahjanto.






