Kampiunnews | Jakarta – Meskipun menelan kekalahan telak 0-6 dari Jepang pada laga terakhir putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Grup C, Timnas Indonesia tetap berhasil melaju ke putaran keempat.
Laga yang berlangsung di Stadion Suita City, Osaka, tersebut menjadi tantangan berat bagi skuad Garuda. Jepang tampil dominan sejak awal pertandingan, menunjukkan kelas dan kedalaman skuad yang jauh lebih matang. Namun, pelatih kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, tetap mengambil sisi positif dari hasil tersebut.
“Ya, ini sangat disayangkan, dan itu bukanlah sebuah alasan. Namun memang tidak beruntung bahwa beberapa pemain kami cedera sehingga saya harus melakukan perubahan. Saya tidak mengharapkan hal ini, tapi inilah sepak bola, perubahan tak terduga yang harus kita hadapi. Seperti yang saya katakan, kami harus belajar dari kekalahan besar ini. Tentu saja kami sangat kecewa, tapi kami harus bersiap untuk pertandingan berikutnya di babak keempat,” ujar Kluivert dalam konferensi pers usai laga.
Kluivert juga menyoroti kualitas permainan Jepang yang sulit diimbangi.
“Kami sudah berusaha maksimal, tapi itu tidak cukup. Kualitas permainan Jepang jauh di atas kami malam ini. Kita bisa berdiskusi panjang lebar, tapi faktanya Jepang terlalu kuat untuk kami pada pertandingan ini. Kami harus mengakui hal itu dan melanjutkan perjuangan,” tambahnya.
Dengan hasil akhir di posisi keempat Grup C dan koleksi 12 poin, Indonesia berhak melaju ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Pertandingan dijadwalkan berlangsung secara terpusat pada 8–14 Oktober 2025.
Format Putaran Keempat:
- Total 6 tim dibagi ke dalam dua grup dengan masing-masing grup berisi 3 tim.
- Sistem round-robin sekali main di tempat netral atau tuan rumah.
- Hanya juara grup yang akan lolos langsung ke putaran final Piala Dunia 2026.
- Dua tim runner-up akan bermain di jalur play-off interkontinental.
Calon Lawan Timnas Indonesia.
Timnas Indonesia saat ini berada di peringkat FIFA: 123 dengan Nilai Pasar: €30,35 juta diperkirakan masuk Pot 3, bersama Oman. Berdasarkan performa dan hasil di babak ketiga, berikut prediksi potensi lawan:
- Uni Emirat Arab
- Pernah tampil di Piala Dunia 1990.
- Finis di posisi ketiga Grup A dengan 15 poin.
- Peringkat FIFA: 65
- Nilai Pasar: €46,10 juta
- Qatar
- Tuan rumah Piala Dunia 2022.
- Finis di posisi keempat Grup A dengan 13 poin.
- Peringkat FIFA: 55
- Nilai Pasar: €24 juta
- Irak
- Pernah tampil di Piala Dunia 1986.
- Finis di posisi ketiga Grup B dengan 15 poin.
- Peringkat FIFA: 59
- Nilai Pasar: €14,90 juta
- Oman
- Belum pernah lolos ke Piala Dunia.
- Finis keempat Grup B dengan 11 poin.
- Peringkat FIFA: 77
- Nilai Pasar: €9,18 juta
- Arab Saudi
- Enam kali tampil di Piala Dunia, terbaik di babak 16 besar tahun 1994.
- Finis ketiga Grup C dengan 13 poin.
- Kemungkinan kecil berada satu grup dengan Indonesia karena keduanya berasal dari grup yang sama (Grup C) di babak ketiga.
- Peringkat FIFA: 58
- Nilai Pasar: €27 juta
Pot Pembagian Sementara (Prediksi)
- Pot 1: Qatar, Arab Saudi (jika menjadi tuan rumah putaran keempat)
- Pot 2: Uni Emirat Arab, Irak
- Pot 3: Indonesia, Oman
Peluang Timnas Indonesia untuk tampil di Piala Dunia 2026 masih sangat terbuka dengan catatan:
- Indonesia wajib menjadi juara grup untuk meraih tiket otomatis ke Piala Dunia 2026.
- Jika finis sebagai runner-up, peluang masih terbuka melalui play-off interkontinental.
Tantangan besar menanti Timnas Indonesia, karena lima calon lawan berasal dari kawasan Timur Tengah dengan kekuatan fisik dan pengalaman turnamen tinggi.
Dengan semangat tinggi, kerja keras, dan perbaikan menyeluruh, Timnas Indonesia berharap dapat menembus dominasi kawasan jazirah Arab dan mewujudkan impian tampil di putaran final Piala Dunia.
Jika AFC ingin menjaga netralitas dan keadilan kompetisi, pelaksanaan putaran keempat idealnya dilakukan di negara netral seperti Korea Selatan, Jepang, atau negara Asia lainnya.






