Kampiunnews|Italia – Persaingan papan atas Serie A 2025/2026 kian memanas memasuki lanjutan pekan ke-18. Sejumlah tim penantang gelar saling kejar poin demi mengamankan posisi terbaik di klasemen sementara. Inter Milan tampil meyakinkan untuk menjaga momentum di jalur juara, sementara hasil lain di pekan ini turut memberi warna ketatnya kompetisi di papan atas Liga Italia.
Dalam laga Serie A pekan ke-18, Inter Milan sukses meraih kemenangan penting saat menjamu Bologna di Stadion Giuseppe Meazza, Senin (5/1/2026) dini hari WIB. Nerazzurri menutup pertandingan dengan skor 3-1 sekaligus kembali menegaskan kapasitas mereka sebagai penantang serius gelar Serie A musim 2025/2026.
Kemenangan ini membuat Inter memperkokoh status sebagai pemuncak klasemen Serie A. Sebaliknya, Bologna harus menelan hasil mengecewakan lantaran belum juga meraih kemenangan dalam lima pertandingan liga terakhir.
Bermain di hadapan publik sendiri, Inter tampil dominan dan mampu mendikte jalannya pertandingan sejak awal. Tambahan tiga poin ini juga memperpanjang catatan solid pasukan Simone Inzaghi dengan enam kemenangan dari tujuh laga kandang terakhir di kompetisi liga.
Tekanan Inter sudah terasa sejak peluit awal dibunyikan. Duet Lautaro Martinez dan Marcus Thuram beberapa kali merepotkan pertahanan Bologna, meski peluang-peluang awal masih mampu dimentahkan penjaga gawang tim tamu, Federico Ravaglia.
Dominasi Inter terus berlanjut sepanjang babak pertama. Hakan Calhanoglu sempat menguji konsentrasi Ravaglia lewat tembakan jarak jauh, namun kiper Bologna tersebut kembali menunjukkan refleks impresif di bawah mistar. Bologna sempat mencoba keluar dari tekanan melalui peluang Jens Odgaard, namun arah bola belum menemui sasaran.
Keunggulan Inter akhirnya tercipta pada menit ke-39. Piotr Zielinski memanfaatkan bola pantul di depan kotak penalti dan melepaskan tendangan terukur yang gagal dijangkau Ravaglia, membawa Inter unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki paruh kedua, Inter tetap menjaga intensitas permainan. Tiga menit setelah kick-off babak kedua, Lautaro Martinez menggandakan keunggulan lewat sundulan jarak dekat yang memanfaatkan sepak pojok akurat dari Calhanoglu.
Unggul dua gol membuat Inter semakin nyaman mengendalikan tempo permainan. Sejumlah peluang kembali tercipta, termasuk sepakan Martinez yang hanya membentur mistar gawang. Gol ketiga Inter akhirnya lahir pada menit ke-74 ketika sepak pojok Federico Dimarco mengenai Marcus Thuram dan bola bersarang di gawang Bologna.
Bologna baru mampu mencetak gol balasan menjelang akhir laga melalui penyelesaian dingin Santiago Castro di dalam kotak penalti. Namun gol tersebut tak cukup mengubah jalannya pertandingan dan Inter menutup laga dengan kemenangan 3-1.
Sementara itu, pada laga lain pekan ke-18, Cremonese bertandang ke Stadion Artemio Franchi untuk menghadapi Fiorentina, Minggu (4/1/2026) malam WIB. Cremonese yang diperkuat kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor tipis 0-1.
Penampilan gemilang Emil Audero nyaris membawa pulang satu poin dari markas Fiorentina, sebelum gol dramatis di masa injury time memastikan kekalahan bagi tim tamu. Laga ini juga menjadi ajang duel tak langsung dua penjaga gawang berlabel top, Emil Audero dan David de Gea.
Sejak menit awal, Audero langsung mendapat ujian. Pada menit kelima, ia menggagalkan sepakan jarak jauh Nicolo Fagioli. Ancaman berlanjut melalui sundulan Fabiano Parisi yang membentur mistar gawang pada menit ke-12, disusul tembakan Rolando Mandragora dan Roberto Piccoli yang kembali berhasil diamankan Audero.
Tekanan Fiorentina semakin meningkat menjelang turun minum. Audero kembali berjibaku menepis umpan silang Albert Gudmundsson yang mengarah langsung ke gawang. Fiorentina sempat mendapat hadiah penalti, namun keputusan tersebut dianulir usai VAR menunjukkan Piccoli lebih dulu melanggar Federico Baschirotto.
Hingga babak pertama berakhir, skor tetap 0-0 berkat rangkaian penyelamatan Audero. Di sisi lain, David de Gea praktis tanpa pekerjaan karena Cremonese tak mampu mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran.
Dominasi Fiorentina berlanjut di babak kedua. Cremonese sempat mencuri peluang melalui Jamie Vardy yang merebut bola di kotak penalti, namun umpan matang ke Federico Bonazzoli berhasil dipatahkan lini belakang tuan rumah. Audero kembali mencatatkan penyelamatan krusial pada menit ke-73 dari tembakan Robin Gosens.
Saat laga tampak akan berakhir tanpa gol, nasib berkata lain bagi Cremonese. Pada menit kedua injury time, Audero masih mampu memblok sundulan Niccolo Fortini di depan garis gawang. Namun bola muntah jatuh ke kaki Moise Kean yang baru masuk sebagai pemain pengganti dan dengan tenang menuntaskannya menjadi gol penentu kemenangan Fiorentina.
Hasil ini terasa pahit bagi Cremonese, terutama bagi Emil Audero yang tampil luar biasa sepanjang pertandingan, namun harus melihat kerja kerasnya runtuh oleh satu momen krusial di penghujung laga.
Klasemen Sementara Seri A
| Team | Main | Poin | Menang | Seri | Kalah | Goal | -/+ |
| 1AC Milan | 17 | 38 | 11 | 5 | 1 | 28 | 15 |
| 2Napoli | 17 | 37 | 12 | 1 | 4 | 26 | 13 |
| 3Inter Milan | 16 | 36 | 12 | 0 | 4 | 35 | 21 |
| 4Juventus | 18 | 33 | 9 | 6 | 3 | 24 | 8 |
| 5AS Roma | 18 | 33 | 11 | 0 | 7 | 20 | 8 |
| 6Como | 17 | 30 | 8 | 6 | 3 | 23 | 11 |
| 7Bologna | 16 | 26 | 7 | 5 | 4 | 24 | 10 |
| 8Atalanta | 18 | 25 | 6 | 7 | 5 | 21 | 2 |
| 9Lazio | 18 | 24 | 6 | 6 | 6 | 18 | 4 |
| 10Sassuolo | 18 | 23 | 6 | 5 | 7 | 23 | 1 |
| 11Torino | 18 | 23 | 6 | 5 | 7 | 20 | -8 |
| 12Udinese | 18 | 22 | 6 | 4 | 8 | 18 | -11 |
| 13Cremonese | 18 | 21 | 5 | 6 | 7 | 18 | -3 |
| 14Parma | 17 | 18 | 4 | 6 | 7 | 12 | -7 |
| 15Cagliari | 18 | 18 | 4 | 6 | 8 | 19 | -6 |
| 16Lecce | 17 | 17 | 4 | 5 | 8 | 12 | -11 |
| 17Genoa | 18 | 15 | 3 | 6 | 9 | 18 | -10 |
| 18Hellas Verona | 17 | 12 | 2 | 6 | 9 | 13 | -15 |
| 19Fiorentina | 18 | 12 | 2 | 6 | 10 | 18 | -10 |
| 20Pisa | 18 | 12 | 1 | 9 | 8 | 13 | -12 |







