Kampiunnews|Madrid – Real Madrid mengambil langkah strategis di tengah persaingan ketat La Liga Spanyol musim 2025/2026. Tertinggal empat poin dari Barcelona dan baru saja gagal meraih gelar Piala Super Spanyol, manajemen Los Blancos memutuskan melakukan pergantian pelatih demi menjaga peluang juara dan stabilitas tim.
Melalui laman resmi klub pada Selasa, Real Madrid mengumumkan promosi Álvaro Arbeloa sebagai pelatih tim utama, menggantikan Xabi Alonso. Keputusan tersebut diambil sehari setelah kekalahan dramatis 2-3 dari Barcelona pada final Piala Super Spanyol yang digelar di Arab Saudi, Senin (12/1).
Pihak klub menyatakan bahwa perpisahan dengan Xabi Alonso terjadi atas kesepakatan bersama, mengakhiri periode kepelatihan yang berlangsung selama delapan bulan dan diwarnai dinamika internal.
Alonso berada di bawah tekanan besar menyusul performa tim yang tidak konsisten sepanjang paruh musim. Selain hasil yang kurang meyakinkan, hubungan yang merenggang dengan sejumlah pemain inti—termasuk Vinícius Júnior—serta menurunnya dukungan dari ruang ganti turut mempercepat keputusan pergantian pelatih.
Álvaro Arbeloa bukan sosok asing bagi Real Madrid. Ia sebelumnya menjabat sebagai pelatih Real Madrid Castilla sejak Juni 2025 dan menghabiskan seluruh karier kepelatihannya di lingkungan akademi klub sejak 2020. Arbeloa dikenal memiliki pendekatan disiplin, kuat dalam pembinaan karakter pemain muda, serta pemahaman mendalam terhadap filosofi permainan Madrid.
Promosi Arbeloa juga menjadi sinyal kepercayaan klub terhadap jalur internal dan kesinambungan proyek jangka panjang. Tugas utamanya kini adalah mengembalikan stabilitas tim utama sekaligus menjaga daya saing Madrid dalam perburuan gelar La Liga.
Sebagai mantan pemain, Arbeloa memiliki rekam jejak mentereng bersama Los Blancos. Ia membela Real Madrid pada periode 2009–2016 dan turut mempersembahkan delapan gelar juara, termasuk dua trofi Liga Champions dan satu gelar La Liga.
Di level internasional, Arbeloa merupakan bagian dari generasi emas timnas Spanyol yang menjuarai Piala Dunia 2010 serta Piala Eropa 2008 dan 2012, pengalaman yang diharapkan mampu memperkuat kepemimpinannya di ruang ganti Madrid.
Sementara itu, Xabi Alonso sebelumnya datang ke Santiago Bernabéu pada awal musim dengan ekspektasi tinggi dan kontrak hingga Juni 2028. Namanya melambung setelah mencetak prestasi bersejarah bersama Bayer Leverkusen, dengan meraih gelar Bundesliga dan DFB-Pokal dalam satu musim, usai mengambil alih tim yang sempat berada di ambang degradasi.
Dengan pergantian ini, Real Madrid berharap momentum kebangkitan dapat segera terwujud di sisa musim, sekaligus menjaga ambisi kembali mendominasi kompetisi domestik dan Eropa.






