Kampiunnews|Padang – Persaingan papan atas BRI Super League 2025/2026 kian memanas usai hasil kontras yang diraih dua rival besar, Persib Bandung dan Persija Jakarta, pada lanjutan kompetisi pekan ini, Minggu (5/4).
Persib Bandung semakin dekat ke tangga juara setelah sukses menaklukkan Semen Padang di Stadion H. Agus Salim, sementara Persija Jakarta harus menelan kekalahan dramatis 2-3 saat bertandang ke markas Bhayangkara Lampung FC di Stadion Sumpah Pemuda.
Kemenangan Persib sekaligus mempertegas dominasi Maung Bandung dalam perburuan gelar musim ini, sedangkan kekalahan Persija menjadi pukulan tersendiri, terlebih karena laga tersebut juga menandai debut kiper Cyrus Margono bersama Macan Kemayoran.
Persib Makin Dekat ke Gelar
Persib memastikan tiga poin penting usai mengalahkan Semen Padang berkat dua gol Ramon Tanque pada menit ke-33 dan 70. Penyerang asal Brasil itu kembali menjadi pembeda dalam pertandingan dan membawa Persib terus menjaga konsistensi di jalur juara.
Hasil tersebut membuat Persib semakin kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 61 poin. Mereka kini unggul atas pesaing terdekat dan memperlebar jarak dari Persija Jakarta, sehingga peluang meraih gelar musim ini semakin terbuka lebar.
Lebih dari sekadar kemenangan, laga ini juga menghadirkan sejumlah catatan penting bagi Persib. Salah satunya datang dari Teja Paku Alam, yang kembali tampil solid di bawah mistar dan sukses mencatatkan nirbobol ke-16 musim ini.
Catatan itu menjadi rekor baru di BRI Super League, sekaligus melampaui torehan sebelumnya yang pernah dicatat kiper Persija, Andritany Ardhiyasa, pada musim 2022/2023. Rekor tersebut menegaskan kuatnya lini pertahanan Persib sebagai salah satu fondasi utama keberhasilan mereka musim ini.
Tak hanya itu, kemenangan atas Semen Padang juga memperpanjang dominasi Persib atas lawannya tersebut. Maung Bandung kini tak terkalahkan dalam 10 pertemuan terakhir melawan Semen Padang, sekaligus menjaga tren positif mereka yang belum tersentuh kekalahan sepanjang tahun 2026 di kompetisi domestik.
Di bawah arahan Bojan Hodak, Persib tampil semakin stabil dan konsisten di setiap lini. Jika tren ini terus berlanjut, Persib berpeluang besar mencatat sejarah dengan meraih gelar liga tiga musim beruntun.
Persija Tersandung, Cyrus Margono Jalani Debut Pahit
Di saat Persib melaju kencang, Persija justru harus menerima hasil mengecewakan usai kalah 2-3 dari Bhayangkara Lampung FC.
Laga ini menjadi sorotan tersendiri karena menandai debut resmi Cyrus Margono bersama Persija Jakarta. Kiper yang didatangkan pada paruh musim itu akhirnya mendapat kesempatan tampil sebagai starter, menggantikan Andritany Ardhiyasa.
Debut tersebut menjadi momen penting bagi Cyrus, yang sebelumnya harus bersaing ketat dengan Andritany dan Carlos Eduardo di posisi penjaga gawang. Mengenakan nomor punggung 93, Cyrus sempat menunjukkan performa menjanjikan lewat beberapa penyelamatan penting sepanjang laga.
Ia bahkan mencatat penyelamatan krusial pada babak pertama dan kembali tampil sigap di sejumlah momen tekanan lawan. Namun, tekanan Bhayangkara Lampung FC akhirnya terlalu sulit dibendung, dan gawang Persija harus kebobolan tiga kali dalam laga perdananya.
Meski debutnya berakhir pahit, penampilan Cyrus tetap memberi sinyal bahwa ia memiliki potensi untuk menjadi opsi penting di bawah mistar Persija pada sisa musim ini.
Kekalahan tersebut membuat langkah Persija dalam persaingan papan atas semakin berat. Selain gagal memangkas jarak, Macan Kemayoran justru kehilangan momentum penting di tengah tekanan perebutan gelar.
Hasil pekan ini memperlihatkan arah persaingan yang semakin jelas di papan atas klasemen. Persib tampil semakin meyakinkan sebagai kandidat terkuat juara, sementara Persija dituntut segera bangkit jika tak ingin semakin tertinggal dalam perburuan gelar.
Dengan kompetisi yang memasuki fase krusial, setiap laga kini bernilai sangat menentukan. Bagi Persib, kemenangan atas Semen Padang menjadi modal penting menuju tangga juara. Sementara bagi Persija, kekalahan ini menjadi alarm keras untuk segera memperbaiki konsistensi, termasuk memberi waktu adaptasi bagi Cyrus Margono yang baru menjalani debutnya.
Di tengah ketatnya persaingan BRI Super League 2025/2026, satu hal kini semakin jelas: Persib sedang melaju dengan kepercayaan diri penuh, sementara Persija harus berjuang lebih keras agar tetap menjaga asa di papan atas.






