Kampiunnews|Gresik – Persik Kediri tampil impresif saat menaklukkan rival regionalnya, Arema FC, dengan skor dramatis 3-2 dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Duel panas bertajuk Derby Jawa Timur itu berlangsung sengit di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Minggu (3/5/2026) sore WIB.
Macan Putih tampil lebih efektif sepanjang pertandingan dan sukses mengamankan tiga poin penting dalam persaingan papan tengah klasemen. Ernesto Gomez menjadi bintang kemenangan Persik setelah mencetak dua gol, sementara satu gol lainnya disumbangkan Telmo Castanheira. Arema FC hanya mampu membalas lewat Dalberto dan Walisson Maia di penghujung laga.
Kemenangan ini membuat Persik Kediri tetap bertahan di peringkat ke-12 dengan koleksi 36 poin. Mereka kini semakin mendekati Arema FC yang berada satu tingkat di atas dengan raihan 39 poin.
Sejak peluit awal dibunyikan wasit Yoko Suprianto, pertandingan langsung berlangsung dalam tempo tinggi. Kedua tim bermain agresif dengan duel-duel keras di lini tengah serta pressing ketat yang membuat laga berjalan intens sejak menit awal.
Persik membuka keunggulan cepat pada menit ke-7. Ernesto Gomez sukses memanfaatkan umpan silang dari sisi kiri tanpa kawalan berarti sebelum menaklukkan kiper Arema FC, Lucas Frigeri, lewat penyelesaian klinis.
Atmosfer pertandingan semakin panas setelah sejumlah pelanggaran keras terjadi. Salah satu insiden melibatkan Bayu Otto yang sempat harus mendapatkan perawatan akibat benturan keras di lapangan.
Persik hampir menggandakan keunggulan pada menit ke-16 melalui sundulan Jose Enrique. Namun, Lucas Frigeri masih mampu melakukan penyelamatan penting untuk menjaga peluang Arema tetap hidup.
Arema FC mencoba membalas melalui Gustavo Franca pada menit ke-20. Akan tetapi, tembakan kerasnya masih mampu ditepis penjaga gawang Persik, Leo Navacchio.
Persik akhirnya menambah keunggulan pada menit ke-27. Berawal dari kesalahan lini belakang Arema, Bayu Otto berhasil mencuri bola dan mengirim umpan matang kepada Telmo Castanheira yang dengan tenang menyarangkan bola ke gawang.
Menjelang babak pertama usai, Ernesto Gomez kembali mencatatkan namanya di papan skor. Aksi individunya pada menit ke-43 sukses menembus pertahanan Arema FC dan mengubah skor menjadi 3-0 untuk keunggulan Persik Kediri.
Memasuki babak kedua, Arema FC tampil lebih menekan dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun, solidnya lini belakang Persik membuat berbagai peluang tim Singo Edan kerap kandas di area pertahanan.
Peluang terbaik Arema hadir melalui kombinasi Dalberto dan Salim Tuharea di awal babak kedua, tetapi penyelesaian akhir masih belum maksimal.
Persik kemudian memilih bermain lebih disiplin dan defensif pada pertengahan babak kedua. Pergantian pemain dilakukan untuk memperkuat lini belakang sekaligus menjaga keunggulan tiga gol.
Arema FC akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-85 lewat gol Dalberto yang memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan.
Drama kembali terjadi di masa injury time ketika Walisson Maia mencetak gol kedua bagi Arema FC. Meski demikian, waktu yang tersisa tidak cukup untuk menyamakan kedudukan.
Skor 3-2 untuk kemenangan Persik Kediri bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil ini menjadi modal penting bagi Macan Putih untuk memperbaiki posisi di klasemen akhir BRI Super League musim ini, sementara Arema FC harus segera bangkit agar tidak terus kehilangan poin di penghujung kompetisi.






