Kampiunnews|Jakarta – Maung MV3 Garuda Limousine menjadi sorotan dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN ke-48 yang berlangsung di Cebu, Filipina, pada 7–8 Mei 2026. Kendaraan taktis karya anak bangsa tersebut digunakan langsung oleh Prabowo Subianto selama agenda kenegaraan tingkat tinggi kawasan Asia Tenggara berlangsung.
Pengiriman Maung MV3 Garuda Limousine menuju Cebu dilakukan menggunakan pesawat angkut strategis Airbus A400M milik TNI Angkatan Udara. Langkah ini memperlihatkan kesiapan pengamanan dan dukungan logistik negara sekaligus menunjukkan kepercayaan penuh Indonesia terhadap kemampuan industri pertahanan nasional untuk tampil di forum internasional.
Mobil kepresidenan produksi PT Pindad tersebut telah lebih dahulu tiba di Cebu pada 4 Mei 2026. Dari dalam lambung pesawat Airbus A400M TNI AU, Maung dibawa langsung dari Indonesia guna mendukung mobilitas Presiden Prabowo selama menghadiri pertemuan para kepala negara ASEAN.
Kehadiran Maung MV3 Garuda Limousine di Filipina mencuri perhatian di tengah deretan kendaraan resmi delegasi negara-negara ASEAN. Presiden Prabowo memilih menggunakan kendaraan produksi nasional sebagai representasi kemampuan teknologi dan industri strategis Indonesia di panggung dunia.
Mobil berwarna putih itu tampil dengan desain eksklusif, elegan, dan berkarakter kuat. Maung MV3 Garuda Limousine merupakan varian terbaru keluarga Maung yang dikembangkan PT Pindad dari platform MV3. Kendaraan ini dirancang khusus sebagai kendaraan resmi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia dengan standar keamanan, kenyamanan, dan performa tinggi.
Momentum penggunaan Maung dalam KTT ke-48 ASEAN juga dinilai sebagai bagian dari diplomasi strategis Indonesia di kawasan Asia Tenggara. Selain memperkuat citra kemandirian industri nasional, langkah tersebut memperlihatkan kesiapan Indonesia membawa produk pertahanan dalam negeri ke level global.
Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa penggunaan Maung dalam forum internasional memiliki makna yang melampaui fungsi kendaraan operasional semata.
“Penggunaan Maung di forum internasional ini bukan sekadar alat transportasi, tetapi simbol kemandirian, kepercayaan diri bangsa, dan kemajuan industri nasional Indonesia. Maung menjadi simbol diplomasi. Dari dalam negeri, untuk Indonesia, hadir di panggung dunia,” ujar Teddy dalam keterangannya, 7 Mei 2026.
Bagi Indonesia, perjalanan Maung menuju Cebu menjadi simbol kesiapan negara dalam membawa produk strategis nasional tampil sejajar dengan negara-negara lain di forum internasional. Kehadiran kendaraan tersebut sekaligus membuktikan bahwa industri pertahanan Indonesia mampu dipercaya mendukung agenda kenegaraan tingkat tinggi di kawasan ASEAN.
Usai mendampingi Presiden Prabowo dalam seluruh agenda KTT ke-48 ASEAN, Maung MV3 Garuda Limousine kembali dipulangkan ke Indonesia menggunakan pesawat Airbus A400M TNI AU, menutup perjalanan diplomasi kendaraan karya anak bangsa di Filipina.






