Kampiunnews|Kupang – Kolaborasi antara dunia kampus, pemerintah daerah, dan pelaku UMKM lokal terus diperkuat sebagai langkah strategis mendorong kreativitas generasi muda sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat. Pemerintah Kota Kupang menilai sinergi tersebut penting untuk menciptakan ruang inovasi, memperluas peluang usaha, serta membangun ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif dan berkelanjutan.
Komitmen itu ditegaskan Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis saat menerima audiensi Panitia Pesta Ilmiah, Seni, dan Mahasiswa (PISMA) X Universitas Katolik Widya Mandira Kupang di ruang kerjanya, Senin (11/5/2026).
Menurut Serena, Pemerintah Kota Kupang menyambut positif pelaksanaan PISMA X yang dinilai mampu menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat sekaligus memberi dampak ekonomi nyata bagi pelaku UMKM lokal.
“Kami menyambut baik ajakan kolaborasi ini. Pemerintah Kota Kupang siap mendukung kegiatan PISMA X agar mahasiswa dan masyarakat, baik dari dalam maupun luar Kupang, dapat terlibat dalam kesenian, karya ilmiah, sekaligus merasakan manfaat ekonominya secara langsung,” ujarnya.
Serena Francis menilai pelibatan UMKM dalam kegiatan mahasiswa sejalan dengan program prioritas pemerintah daerah dalam menggerakkan ekonomi lokal dan memperluas promosi bagi pelaku usaha muda.
“Ketika kampus, pemerintah, dan UMKM bergerak bersama, maka yang tumbuh bukan hanya kegiatan, tetapi juga optimisme dan peluang bagi anak-anak muda Kota Kupang,” tambahnya.
Ketua Panitia PISMA X, Eusebius Samudra Putra Seran menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia menjelaskan, PISMA X UNWIRA kini berkembang menjadi agenda mahasiswa berskala internasional dengan menghadirkan sembilan cabang lomba, baik akademik maupun nonakademik.
Rangkaian kegiatan akan diawali dengan opening ceremony pada 18 Mei 2026 yang melibatkan UMKM dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) UNWIRA.
Selain itu, panitia juga akan menggelar Toso PISMA sebagai ajang temu alumni dan mitra, closing ceremony, serta Expo UMKM yang berlangsung pada 21–23 Mei 2026 di Wisma UNWIRA.
Samudra berharap PISMA X tidak hanya menjadi agenda seremonial mahasiswa, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah daerah, kampus, dan masyarakat.
Audiensi tersebut turut dihadiri Kepala Bagian Umum Setda Kota Kupang, Hubertus Mani, Kepala Bagian Kerja Sama Setda Kota Kupang, Jhoni Bire, serta jajaran panitia PISMA X UNWIRA. (red_tono)






