Kampiunnews|Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus mempercepat penanganan darurat gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Untuk menembus keterbatasan akses geografis, BNPB memanfaatkan moda transportasi laut guna memastikan bantuan logistik menjangkau masyarakat terdampak hingga wilayah kepulauan terluar, termasuk Pulau Palue, Kabupaten Sikka.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan pengerahan armada kapal menjadi salah satu strategi pemerintah untuk memastikan masyarakat di wilayah yang sulit dijangkau tetap memperoleh bantuan secara cepat dan merata.
“Distribusi bantuan ke Pulau Palue di Kabupaten Sikka kami lakukan melalui jalur laut dengan kapal. Langkah ini menjadi solusi percepatan untuk menembus wilayah kepulauan yang memiliki kendala aksesibilitas darat pascabencana,” ujar Berton dalam keterangan di Jakarta, Minggu.
Pemanfaatan jalur laut tersebut merupakan bagian dari strategi interkoneksi transportasi darat, laut, dan udara yang diterapkan BNPB untuk menjangkau titik-titik pengungsian di wilayah terdampak gempa.
Untuk Kabupaten Sikka, bantuan yang telah disalurkan antara lain 146 unit tenda keluarga, lima unit tenda pengungsi, 200 kasur lipat, 700 selimut, dan 400 tikar. BNPB juga mendistribusikan 300 paket sembako, 100 paket kids ware, 100 paket hygiene kit, lima unit tangki air atau water tank, 10 unit genset, serta perangkat penerangan berupa light tower.
Kepala BNPB Suharyanto menegaskan, pengaktifan posko darurat dan optimalisasi jalur distribusi menjadi prioritas agar seluruh penyintas, baik yang berada di pulau utama maupun pulau-pulau kecil, memperoleh pelayanan dan bantuan secara merata selama masa tanggap darurat.
Selain BNPB, sejumlah kementerian dan lembaga juga terus mengerahkan sumber daya untuk memperkuat penanganan bencana. Pemerintah pusat berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTT serta pemerintah kabupaten/kota terdampak untuk memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.
NTT All Star Ikut Bergerak Galang Bantuan
Di tengah upaya pemerintah tersebut, solidaritas masyarakat NTT juga terus menguat. Komunitas diaspora dan mantan pemain sepak bola yang tergabung dalam NTT All Star, komunitas sepak bola legenda NTT, turut mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan untuk membantu korban gempa Flores.
NTT All Star menyiapkan posko tanggap bencana sekaligus membuka ruang penggalangan bantuan melalui donasi serta pengumpulan kebutuhan mendesak seperti obat-obatan dan makanan instan.
Koordinator NTT All Star, Frans Watu, mengatakan komunitas mantan pemain sepak bola tersebut siap memfasilitasi masyarakat, simpatisan, dan berbagai pihak yang ingin ikut membantu saudara-saudara mereka yang terdampak gempa.
“Sebagai komunitas penggiat sepak bola, para legenda sepak bola NTT siap mengemban amanah menggalang bantuan, berupa open donasi dan pengumpulan obat-obatan dan makanan instan. Hasil penggalangan akan kita serahkan kepada Kepala Kantor Penghubung NTT di Jakarta sebagai perwakilan Pemerintah Daerah NTT di Jakarta,” kata Frans di Jakarta, Sabtu (15/8/2026).
Menurut Frans, langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas masyarakat NTT di perantauan terhadap warga yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana.
NTT All Star juga mengimbau masyarakat yang ingin memberikan bantuan agar memprioritaskan kebutuhan yang benar-benar diperlukan oleh para penyintas. Berdasarkan arahan Kepala Kantor Penghubung NTT, bantuan berupa pakaian layak pakai untuk sementara tidak menjadi prioritas karena pengalaman sebelumnya menunjukkan adanya kendala biaya dan distribusi pakaian menuju lokasi bencana.
“Kita maksimalkan jaringan kita. Mudah-mudahan usaha kita bisa sedikit membantu saudara-saudara kita yang terdampak gempa di Flores,” tegas Lourens Fernandez, legenda sepak bola NTT yang pernah memperkuat PS Merpati Galakarya dan Persijatim.
Gerakan NTT All Star tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, komunitas, diaspora, dan masyarakat dalam membantu percepatan pemulihan warga terdampak gempa.
BNPB bersama seluruh unsur penanganan bencana juga terus memantau perkembangan situasi serta kebutuhan masyarakat. Dukungan logistik, peralatan, dan sumber daya akan terus dimobilisasi agar pelayanan kepada para penyintas dapat berjalan cepat, tepat, dan merata di seluruh wilayah terdampak Flores dan NTT.







