Kampiunnews | Lampung – Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan tulang punggung perekonomian bangsa. Untuk memfasilitasi ketentuan UU Cipta Kerja (UUCK) yang memberikan kemudahan dan kepastian berusaha bagi UMKM, Direktorat Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Kementerian Komunikasi dan Informatika turut mendukung melalui “Gerakan Pendaftaran 1.500 Nomor Induk Berusaha (NIB) secara Online & Serentak”.
“UUCK mempermudah proses perizinan dan mengurangi birokrasi yang menghambat investasi. Salah satu wujud konkret dari poin penting ini adalah adanya penerbitan NIB bagi pelaku UMKM dalam penyederhanaan perizinan,” jelas Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo, Usman Kansong, (26/5).
Usman menjelaskan bahwa melalui NIB, pelaku UMKM dapat mengurus berbagai perizinan dan izin usaha yang diperlukan secara terintegrasi melalui satu pintu, yaitu Online Single Submission (OSS).
Selain itu, Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Septriana Tangkary, menyampaikan keuntungan yang diperoleh dari izin berusaha bagi pelaku UMKM.
“Beberapa keuntungan yang akan diperoleh dari penerbitan NIB di antaranya mendapatkan perizinan tunggal melalui Online Single Submission (OSS); adanya insentif dan kemudahan bagi usaha menengah dan besar yang bermitra dengan UMK; serta insentif fiskal dan pembiayaan untuk pengembangan dan pemberdayaan UMKM”, terang Septriana.
Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, juga turut menyampaikan dukungannya pada UMKM dan pariwisata di Indonesia, khususnya di Lampung. Menurutnya, Lampung memiliki potensi pariwisata yang dapat menjadi pertimbangan di masa depan. Tak hanya itu, Provinsi Lampung juga telah berupaya dalam meningkatkan perekonomian di daerah.
“Pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung menjadi yang terbaik di Pulau Sumatra. Provinsi Lampung memiliki 343 ribu UMKM dan mayoritas bergerak di sektor pertanian. Sebagai lumbung pangan, produk yang dihasilkan pasti berkualitas dan memiliki kontinuitas,” ungkap Arinal.
Dalam hal ini, Kementerian Investasi/BKPM, turut mendukung penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis risiko. Staf Khusus dan Juru Bicara Kementerian Investasi/BKPM, Tina Talisa, menerangkan bahwa NIB diibaratkan sebagai KTP bagi para pelaku usaha, yakni sebagai bentuk legalitas usaha dari seluruh pelaku usaha.
“Setiap pelaku usaha diharapkan dapat memiliki dan mengurus kepemilikan NIB. Satu NIB boleh untuk banyak bidang usaha. Semuanya cukup melalui OSS yang dapat diakses kapan pun dan di mana pun dengan kehadiran akses internet. Bagi usaha perorangan, untuk mengurus NIB yang dibutuhkan hanya KTP elektronik dan tidak dipungut biaya”, pungkasnya.
Dukungan dari Kementerian Investasi/BKPM pun dilakukan melalui Analis Kementrian Investasi/BKPM, Harri Fajri, yang dalam acara Creativetalks Pojok Literasi menjelaskan tata cara pendaftaran NIB.
Deputi Kepala Perwakilan KPW Bank Indonesia Provinsi Lampung, Irfan Farulian, dalam kesempatan yang sama turut menyampaikan bahwa Bank Indonesia memiliki peta jalan untuk mendukung UMKM, menjadikan UMKM sebagai subsistem dan membuat UMKM potensial menjadi go digital dan go-export.
“BI memiliki layanan keuangan digital, salah duanya QRIS dan BI Fast. Pada tahun 2021, BI menerbitkan QRIS dan BI Fast untuk transfer dana dan untuk belanja di UMKM atau pasar. QRIS berkaitan erat juga dengan skor kredit sehingga memudahkan bank untuk melihat kelayakan UMKM tersebut”, terang Irfan.
Dalam acara Creativetalks Pojok Literasi, Ketua Umum Perempuan Indonesia Maju (PIM), Lana T. Koentjoro, mengajak para UMKM untuk segera mendaftarkan usahanya dalam mendapatkan NIB. PIM merupakan organisasi yang mewadahi perempuan, hadir di sejumlah propinsi dan kota/kabupaten, beranggotakan perempuan yang mayoritas berlatar belakang entrepreneur.
Ungkapan kemudahan kepemilikan NIB pun turut diceritakan oleh Co-Founder Askha Jaya, Desmayanti Eka Saputri. Keripik pisang Askha Jaya menjadi Top 3 Item terlaris di Shopee dan NIB menjadi pintu masuk bidang usahanya, di mana awalnya hanya menitipkan barang yang dijual. Kemudian dengan perkembangan teknologi, Desmayanti mulai merambah dunia digital.






