Kampiunnews | Jakarta – Setyo Budiyanto, Agus Joko Pramono, Johanis Tanak, Ibnu Basuki Widodo, dan Fitroh Rohcahyanto baru saja dilantik sebagai pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin, 16 Desember 2024.
Sosok Dr. Agus Joko Pramono, M.Acc., Ak., CA., CSFA., CPA., CFrA., QGIA., CGCAE, yang lahir di Palembang pada 1 Agustus 1972, adalah salah satu tokoh yang menggemari olahraga panahan. Ia dikenal mahir menggunakan alat panahan compound.
Kecintaannya pada cabang olahraga panahan tercermin dalam inisiatifnya mendirikan BPK Archery Club di kantor perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) di berbagai daerah. Dedikasinya terhadap olahraga ini bahkan hampir membawanya menjadi nahkoda panahan di Pengurus Besar Panahan Indonesia (PB Perpani).
Agus menyelesaikan pendidikan Diploma 3 dan Diploma 4 di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Ia meraih gelar Magister Akuntansi dari Universitas Gadjah Mada pada tahun 2009 dan melanjutkan pendidikannya dengan meraih gelar doktor pada tahun 2015 di Universitas Padjajaran. Selain itu, Agus juga mengikuti program kepemimpinan di Harvard Kennedy School of Government, Amerika Serikat, yang menambah wawasan dan keterampilannya dalam bidang kepemimpinan.
Pada November 2023, Agus dikukuhkan sebagai Profesor dalam Ilmu Akuntansi Sektor Publik di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Karirnya sebagai dosen dimulai pada tahun 2011, dan ia kemudian bergabung dengan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) pada periode 2013-2018.
Dilansir dari INTOSAI Development Initiative, Agus Joko Pramono juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komite Penasihat Audit Independen Perserikatan Bangsa-Bangsa (IAAC), posisi yang diembannya sejak Januari 2021 setelah menjadi anggota IAAC sejak tahun 2020.
Selama di BPK, Agus menjabat sebagai anggota III yang membawahi bidang pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara untuk lembaga negara, kesejahteraan rakyat, kesekretariatan negara, aparatur negara, serta riset dan teknologi pada tahun 2013-2014. Selanjutnya, ia menjadi anggota II yang membawahi bidang pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara di bidang perekonomian dan perencanaan pembangunan nasional dari tahun 2014 hingga 2018. Agus kemudian menjabat sebagai Wakil Ketua BPK pada periode 2018 hingga Agustus 2023.
Setelah meninggalkan BPK, Agus menjabat sebagai komisaris di PT Pertamina Hulu Energi dan terpilih sebagai anggota Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia untuk periode 2024-2029 pada bulan Maret lalu.
Dengan latar belakang pendidikan yang kuat dan pengalaman yang luas, Agus Joko Pramono siap menghadapi tantangan baru dalam perannya di KPK. Ia berkomitmen untuk memberantas korupsi dan meningkatkan integritas di sektor publik, serta berharap dapat menginspirasi generasi muda untuk aktif dalam olahraga dan kegiatan positif lainnya.
Harta Kekayaan Agus Joko Pramono
Menurut LHKPN tahun 2023, Agus Joko Pramono tercatat memiliki harta sebesar Rp 18.607.156.521.
- Kekayaannya meliputi Rp 4.320.000.000 berupa tanah dan bangunan yang terdapat di daerah Bogor, Jakarta Utara, Sumedang, dan Bekasi.
- Agus juga mencantumkan alat transportasi berupa mobil Toyota Fortuner Jeep, Peugeot, Wuling E230R, dan Toyota Alphard.
- Menariknya, Agus tidak memiliki hutang.
Dengan profil lengkap ini, Agus Joko Pramono diharapkan mampu menjalankan tugasnya di KPK dengan baik dan berintegritas, sejalan dengan rekam jejak positifnya selama ini.






