Kampiunnews.com | Jakarta – Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-42 akan digelar di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai 9-11 Mei 2023.
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo tiba di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Sabtu malam untuk meninjau persiapan pertemuan puncak antara pemimpin-pemimpin negara anggota Asean itu.
Presiden yang akrab disapa Jokowi ini menggunakan pesawat kepresidenan dan mendarat di Bandara Komodo Labuan Bajo pada pukul 18.44 Wita.
Kedatangan Presiden Jokowi ke Labuan Bajo kali ini untuk agenda pribadi. Belum diketahui pasti sampai kapan Presiden Jokowi berada di Labuan Bajo.
Sebelumnya Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo melaksanakan Shalat Idul Fitri 1444 Hijriah di Masjid Raya Sheikh Zayed, Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah, Sabtu pagi.
Dalam video konferensi bersama Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, Jokowi mengatakan akan mengunjungi Labuan Bajo.
“Sampai sore pak, nanti, dengan saudara-saudara dulu, selesai, kemudian ke Labuan Bajo, ngecek ASEAN (Summit),” katanya.
Pada kesempatan lain, Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi berharap pelaksanaan KTT ini dapat memberi dampak terhadap perekonomian warga lokal.
“Kita berharap kegiatan ini bisa memberikan dampak pada perekonomian masyarakat lokal,” kata Bupati Edistasius dari Labuan Bajo.
Kegiatan ASEAN Summit dijadwalkan berlangsung selama tiga hari di beberapa venue seperti Hotel Meruorah Labuan Bajo, Hotel Ayana Labuan Bajo, dan Puncak Waringin.
Pada beberapa titik itu, ada UMKM yang dipamerkan untuk dilihat para tamu delegasi.
Selain itu, di sekitar lokasi kegiatan ada Pusat Kuliner Kampung Ujung Labuan Bajo yang juga menjajakan berbagai aneka kuliner dari daerah pariwisata itu.
Bupati Edi berharap kegiatan di Labuan Bajo yang melibatkan ribuan orang dari luar daerah pariwisata super prioritas itu bisa memberi imbas pada peningkatan usaha masyarakat lokal di sekitar lokasi kegiatan.
Dia pun mengajak masyarakat khususnya para petani dan pelaku UMKM untuk memanfaatkan momen tersebut.
Dia meminta mereka untuk menunjukkan produk berkualitas yang hendak dipamerkan selama kegiatan internasional itu.
Khusus bagi produk kuliner, dia berpesan agar menjaga kebersihan dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada para tamu yang berkunjung ke sana.
“Pelayanan yang prima itu penting. Jadi, tamu akan merasa puas dan terus mendatangi tempat itu,” katanya berpesan.
Lalu dia pun tak lupa mengajak semua pihak mengambil peran yang baik untuk menyukseskan kegiatan ini. [Red]






