Kampiunnews|Jakarta โ Komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam membangun birokrasi yang profesional, transparan, dan berbasis kompetensi kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menerima Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Utama, penghargaan tertinggi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) bagi pemerintah daerah yang dinilai berhasil menerapkan sistem merit dan pengelolaan aparatur sipil negara (ASN) secara unggul.
Penghargaan tersebut diserahkan di Jakarta, Senin (29/6/2026). BKN memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang mampu membangun tata kelola ASN secara modern, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik melalui penerapan sistem merit.
Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi bukti nyata keberhasilan reformasi birokrasi yang terus dijalankan Pemerintah Kota Kupang.
“Satu penghargaan lagi. Satu bukti lagi. Kota Kupang terus melangkah maju di bawah kepemimpinan yang berorientasi pada perubahan dan pelayanan,” ujar Christian.
Selain penghargaan tersebut, Kota Kupang juga mencatat prestasi membanggakan dalam pengelolaan administrasi kepegawaian. Nilai Document Management System (DMS) Kota Kupang mencapai 98,6 persen, tertinggi di wilayah kerja Kantor Regional X BKN Denpasar yang mencakup Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Kupang, Abul Avensius, menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari berbagai inovasi yang diterapkan dalam manajemen ASN.
Beberapa aspek yang menjadi penilaian BKN di antaranya penerapan e-Kinerja Harian yang memungkinkan seluruh aktivitas ASN terdokumentasi secara digital, transparan, dan akuntabel. Selain itu, kebijakan kenaikan pangkat bulanan dinilai mampu mempercepat pelayanan administrasi kepegawaian tanpa prosedur yang berbelit.
Pemerintah Kota Kupang juga secara konsisten melaksanakan uji kompetensi jabatan fungsional untuk memastikan pengembangan karier ASN dilakukan berdasarkan kompetensi dan kinerja.
Transformasi digital turut menjadi perhatian utama. Seluruh dokumen kepegawaian ASN kini telah terintegrasi melalui sistem arsip digital sehingga pelayanan administrasi menjadi lebih cepat, efisien, dan mudah diakses.
Abul Avensius menambahkan, BKPPD Kota Kupang juga mengembangkan program Profiling ASN (ProASN) melalui penilaian kompetensi sosial-kultural, emerging skills, dan literasi digital terhadap ratusan pejabat. Program tersebut menjadi dasar dalam penyusunan manajemen talenta ASN.
“Penerapan sistem merit menjadi fondasi utama sehingga pengisian jabatan maupun promosi dilakukan berdasarkan kompetensi dan kapabilitas, bukan karena kedekatan. Pemerintah Kota Kupang juga terus meningkatkan kesejahteraan ASN melalui berbagai program perlindungan dan jaminan yang telah disiapkan,” ujarnya.
Menurutnya, implementasi ProASN, ketepatan waktu kenaikan pangkat, digitalisasi layanan kepegawaian, serta pengembangan manajemen talenta merupakan bagian dari transformasi birokrasi yang terus diperkuat demi menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.
Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Utama semakin menegaskan posisi Kota Kupang sebagai salah satu pemerintah daerah terbaik dalam penerapan sistem merit dan pengelolaan ASN di Indonesia. Capaian tersebut diharapkan menjadi fondasi kuat untuk mewujudkan birokrasi yang profesional, adaptif, berintegritas, serta mampu memberikan pelayanan publik yang semakin prima kepada masyarakat.






