Kampiunnews | Kupang – dr. Christian Widodo dan Serena Cosgrova Franscis, pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang Nomor Urut 5, dinyatakan menang dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Kupang Tahun 2024 dengan perolehan suara terbanyak, yaitu 68.830 suara sah.
Kemenangan Christian-Serena diumumkan secara resmi dalam rapat pleno rekapitulasi hasil perolehan suara yang digelar oleh KPU Kota Kupang di Hotel Harper Kupang, pada Jumat (6/12/2024) malam. Pasangan yang diusung oleh koalisi partai Gerindra dan PSI ini unggul lebih dari 18 ribu suara dari pasangan calon Nomor Urut 4, Dr. Jefriston R. Riwu Kore, M.M., M.H. dan Dr. Lusia Adinda Dua Nurak, S.Pd., M.M., yang berada di peringkat kedua dengan perolehan 50.093 suara sah.
Di posisi ketiga, pasangan calon Nomor Urut 2, Jonas Salean, S.H., M.Si dan Sukardan Aloysius, S.H., M.Hum, meraih 41.300 suara sah. Sementara itu, pasangan calon Nomor Urut 3, George Melkianus Hadjoh, S.H. dan Theodora Ewalda Taek, S.Pd, memperoleh 15.084 suara sah. Di posisi terakhir, pasangan calon Nomor Urut 1, Alexander Funay, S.T. dan Isyak Nuka, S.T., M.M., meraih 13.863 suara sah.
Kemenangan Christian-Serena diperoleh secara telak di lima kecamatan di Kota Kupang. Berdasarkan hasil rekapitulasi, di Kecamatan Maulafa, Christian-Serena meraih 17.461 suara, di Kecamatan Kelapa Lima 10.831 suara, di Kecamatan Oebobo 18.127 suara, di Kecamatan Kota Raja 7.413 suara, dan di Kecamatan Kota Lama 4.728 suara. Namun, di Kecamatan Alak, Christian-Serena mengumpulkan 10.270 suara, kalah dari pasangan calon Nomor Urut 4, Jefri Riwu Kore-Adinda Dia Nurak, yang meraih 11.810 suara.

Bagi pasangan calon yang merasa keberatan dengan keputusan tersebut, Ketua KPU Kota Kupang, Ismael Manoe, mempersilakan untuk mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) dalam waktu 3 hari kerja terhitung sejak keputusan ini dikeluarkan. Dalam sambutannya, Ismael mengapresiasi semua pihak yang telah membantu penyelenggaraan Pilkada Kota Kupang dengan aman, jujur, dan kondusif, serta minim masalah.
Ismael juga memberikan penghargaan kepada Bawaslu atas pengawasan yang dilakukan selama proses pilkada, yang menghasilkan temuan 13 pemilih di TPS 2 Kelapa Lima yang berasal dari luar daerah dan memilih tanpa surat pindah, sehingga dilakukan pemungutan suara ulang (PSU) oleh KPU Kota Kupang.
Pada Pilkada serentak yang diselenggarakan di Kota Kupang tahun 2024, partisipasi pemilih mengalami penurunan. “DPT di Kota Kupang sebanyak 275.085 pemilih, namun dalam pemilihan wali kota dan wakil wali kota Kupang, hanya terdapat 192.752 suara,” jelas Ismael.
Dengan ditetapkannya dr. Christian Widodo dan Serena Cosgrova Francis sebagai pemenang Pilkada di Kota Kupang, sejumlah pencapaian dan sejarah telah tercipta yang patut diapresiasi.
Pertama, dr. Christian berhasil meruntuhkan anggapan masyarakat Kota Kupang dengan menjadi Wali Kota dari kalangan Katolik, bukan berasal dari suku Timor, Rote, atau Sabu, yang selama ini mendominasi kepemimpinan di wilayah tersebut. Ini menandai sebuah langkah maju dalam keberagaman dan inklusivitas di Kota Kupang.
Kedua, Serena C. Francis mencatatkan namanya sebagai Wakil Kepala Daerah termuda di Indonesia, dengan usia 25 tahun, sekaligus menjadi Wakil Wali Kota Kupang perempuan pertama. Pencapaian ini tidak hanya menunjukkan kemajuan dalam representasi perempuan dalam politik, tetapi juga memberikan harapan baru bagi generasi muda untuk terlibat aktif dalam pemerintahan.
Ketiga, untuk pertama kalinya, Kota Kupang dipimpin oleh pasangan milenial yang berhasil meruntuhkan dominasi tiga politisi senior yang sebelumnya menjabat sebagai Wali Kota Kupang. Keberhasilan ini mencerminkan perubahan paradigma dalam politik lokal, di mana suara generasi muda semakin diperhitungkan dan diharapkan dapat membawa inovasi serta perspektif baru dalam pembangunan kota.
Dengan pencapaian-pencapaian ini, diharapkan dr. Christian dan Serena dapat menjalankan amanah yang diberikan oleh masyarakat dengan baik, serta terus berkomitmen untuk memajukan Kota Kupang menuju masa depan yang lebih baik.






