Kampiunnews|Jakarta – BRI Super League 2025/26 memasuki fase krusial menjelang jeda Hari Raya Idul Fitri. Dua laga tunda yang digelar pada Minggu (15/3/2026) malam WIB berpotensi menjadi penentu arah persaingan papan atas klasemen sekaligus membuka peluang siapa yang akan keluar sebagai kampiun musim ini.
Empat tim yang terlibat dalam duel penting tersebut adalah Persib Bandung, Borneo FC, Persija Jakarta, dan Dewa United. Namun sorotan utama tertuju pada tiga tim besar, Persib Bandung, Borneo FC, dan Persija Jakarta yang saat ini tengah bersaing ketat di papan atas klasemen.
Laga paling krusial akan tersaji di Stadion Segiri, Samarinda, saat Borneo FC menjamu Persib Bandung. Pertandingan ini merupakan laga tunda pekan ke-21 setelah Persib sebelumnya harus menjalani dua leg perempat final melawan Ratchaburi FC di AFC League Two.
Sementara itu di Jakarta International Stadium (JIS), Persija Jakarta akan menghadapi Dewa United. Laga tersebut juga sempat tertunda karena Dewa United tampil pada babak perempat final AFC Challenge League menghadapi Manila Diggers.
Pertemuan Borneo FC kontra Persib Bandung diprediksi menjadi duel penentu dalam perebutan gelar juara. Saat ini Persib masih memimpin klasemen dengan 57 poin, sementara Borneo FC membuntuti di posisi kedua dengan 53 poin.
Jika Persib mampu meraih kemenangan di Samarinda, Maung Bandung akan semakin kokoh di puncak klasemen dan membuka peluang besar untuk mempertahankan posisi sebagai kandidat kuat kampiun musim ini. Sebaliknya, apabila Borneo FC berhasil menang, Pesut Etam akan memangkas jarak menjadi hanya satu poin dan kembali membuka persaingan menuju tahta juara.
Borneo FC sendiri sedang berada dalam tren positif setelah mencatat kemenangan meyakinkan 5-1 atas Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 di Stadion Segiri. Dukungan publik Samarinda juga diyakini menjadi energi tambahan bagi tim asuhan Pieter Huistra untuk menekan sang pemuncak klasemen.
Meski demikian, Persib diperkirakan tidak dapat menurunkan gelandang andalan mereka, Thom Haye, yang harus menjalani hukuman akumulasi kartu kuning.
“Kami akan memasuki masa libur. Jadi saya membiarkan Thom Haye pergi. Kami semua tahu dia baru dikaruniai seorang bayi laki-laki,” ujar pelatih Persib, Bojan Hodak.
Meski kehilangan satu pemain penting, Persib tetap datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih kemenangan 3-0 atas Persik Kediri pada laga sebelumnya.
Di laga lainnya, Persija Jakarta juga menghadapi pertandingan yang tak kalah penting saat menjamu Dewa United di Jakarta International Stadium. Macan Kemayoran wajib meraih kemenangan jika ingin tetap berada dalam jalur perebutan gelar.
Saat ini Persija mengoleksi 51 poin dan berada di posisi ketiga klasemen. Kemenangan atas Dewa United akan menjaga jarak Persija tetap dekat dengan dua pesaing utama di atasnya. Namun jika gagal meraih tiga poin, peluang mereka untuk bersaing menuju gelar juara bisa semakin berat.
Dari sisi kebugaran, Persija berada dalam kondisi cukup ideal. Tim asuhan Mauricio Souza memiliki waktu istirahat sekitar 12 hari sebelum laga ini digelar.
Situasi berbeda dialami Dewa United. Tim berjuluk The Banten Warriors tersebut baru saja tersingkir dari AFC Challenge League setelah bermain imbang 2-2 melawan Manila Diggers. Selain tekanan psikologis akibat kegagalan di kompetisi Asia, mereka juga hanya memiliki waktu pemulihan sekitar tiga hari sebelum menghadapi Persija.
Dengan kondisi tersebut, Persija diperkirakan akan langsung memainkan tempo tinggi sejak awal pertandingan untuk mengamankan tiga poin penting di hadapan pendukung mereka sendiri.
Dua laga tunda ini dipastikan akan menjadi penentu peta persaingan papan atas BRI Super League 2025/26. Hasil dari Samarinda dan Jakarta bukan hanya menentukan posisi klasemen sementara, tetapi juga dapat menjadi momentum awal bagi tim yang ingin mengunci langkah menuju gelar kampiun musim ini.






