Kampiunnews | Jakarta – IPO (Indikator Politik Indonesia) merilis hasil survei elektabilitas pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta usai debat perdana yang diselenggarakan pada 6 Oktober lalu. Survei yang dirilis pada Sabtu, 12 Oktober 2024, tersebut menunjukkan bahwa pasangan calon nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono berhasil menduduki peringkat teratas dengan tingkat elektabilitas mencapai 52,6 persen. Dukungan ini menggambarkan bahwa mayoritas pemilih Jakarta memberikan kepercayaan besar kepada pasangan calon tersebut untuk memimpin ibu kota.
Berdasarkan hasil survei IPO, pasangan nomor urut 3 Pramono Anung-Rano Karno menempati peringkat kedua dengan perolehan elektabilitas sebesar 27,1 persen, terpaut cukup jauh dari paslon nomor urut 1 yang memimpin dengan 52,6 persen. Sementara itu, pasangan nomor urut 2 Dharma Pongrekun-Kun Wardana mengekor di peringkat ketiga dengan dukungan hanya 2,7 persen suara. Hasil ini menunjukkan persaingan yang cukup signifikan di antara paslon-paslon, dengan jarak yang lebar antara peringkat pertama dan kedua, serta minimnya dukungan bagi pasangan di peringkat ketiga.
Elektabilitas yang tinggi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya penampilan meyakinkan paslon nomor urut 1 dalam debat perdana yang menonjolkan visi dan program kerja mereka. Paslon ini dinilai mampu menawarkan solusi konkret atas permasalahan Jakarta, seperti transportasi, banjir, dan pembangunan infrastruktur. Hal ini membuat mereka unggul dibandingkan dengan paslon-paslon lainnya yang masih belum mampu meraih simpati publik sebesar itu.
Selain itu, strategi kampanye yang efektif serta dukungan dari partai politik pengusung juga turut berperan dalam meningkatkan popularitas dan kepercayaan terhadap paslon nomor urut 1. Melalui berbagai media dan platform digital, mereka berhasil menjangkau berbagai lapisan masyarakat, dari kalangan muda hingga pemilih tradisional, sehingga elektabilitas mereka terus bertahan di posisi puncak jelang pemilihan.
IPO menggunakan metode multistage random sampling (RMS) dalam survei yang dilakukan pada 7-8 Oktober 2024, dengan toleransi kesalahan (margin of error) sekitar 2,50 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Survei ini melibatkan 800 responden yang berasal dari seluruh kota administratif di Provinsi DKI Jakarta. Responden dipilih secara proporsional sehingga mencerminkan representasi yang seimbang dari populasi Jakarta. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung dengan para responden, yang memungkinkan hasil survei lebih akurat dan mendalam terkait elektabilitas pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.






