Kampiunnews|Malang – Era baru Arema FC resmi dimulai! Menjelang kompetisi Super League 2026/2027, tim Singo Edan melakukan transformasi total di bawah arahan pelatih asal Brasil, Marcos Santos. Tidak main-main, Arema FC mendatangkan 11 pemain asing berkualitas untuk memperkuat skuad dan membangun identitas permainan yang lebih modern dan kompetitif.
Menghadapi Super League 2026/2027 Arema FC tak sekadar merombak komposisi skuad untuk menghadapi musim 2026/2027. Tim dengan julukan Singo Edan juga sedang membangun identitas permainan baru di bawah komando pelatih asal Brasil, Marcos Santos.
Setiap sesi latihan kini tidak lagi hanya berorientasi pada pemulihan kondisi fisik, tetapi juga diarahkan untuk membentuk karakter permainan yang diinginkan tim pelatih.
Perubahan itu menjadi semakin penting mengingat Arema FC melakukan penyegaran besar pada komposisi pemain. Sejumlah wajah baru, baik pemain asing maupun lokal, datang untuk memperkuat skuad musim ini.
Marcos Santos pun memilih membangun fondasi terlebih dahulu sebelum berbicara mengenai hasil pertandingan. Baginya, organisasi permainan, kekompakan, dan pemahaman taktik menjadi modal utama agar Arema FC mampu tampil kompetitif sepanjang musim.
Intensitas latihan Arema FC terus meningkat seiring semakin dekatnya Piala Presiden 2026. Turnamen pramusim tersebut dimanfaatkan sebagai bagian dari proses pembentukan identitas permainan Singo Edan.
Marcos Santos mengungkapkan bahwa materi latihan saat ini banyak difokuskan pada organisasi pertahanan dan peningkatan intensitas bermain. Ia juga mengaku puas dengan respons yang ditunjukkan seluruh pemain selama menjalani program latihan.
“Kami banyak berfokus pada organisasi pertahanan dan intensitas permainan. Saya sangat puas dengan semangat dan kerja keras para pemain,” ujar Marcos Santos.
Menurut pelatih berlisensi CBF Pro tersebut, kualitas individu tidak akan cukup untuk membawa tim bersaing. Seluruh pemain harus memahami filosofi bermain yang sama agar mampu tampil sebagai satu kesatuan di lapangan.
Musim ini Arema FC diperkuat banyak wajah baru, termasuk 11 pemain asing yang akan menjadi tulang punggung tim. Situasi tersebut membuat proses adaptasi menjadi perhatian utama tim pelatih sejak awal pramusim.
Marcos Santos menegaskan proses adaptasi tidak hanya berlaku bagi pemain asing yang baru datang ke Indonesia. Pemain lokal yang direkrut dari klub lain maupun jebolan akademi Arema FC juga harus memahami sistem permainan yang sedang dibangun.
“Agar bisa cepat beradaptasi sehingga Arema FC menjadi tim yang lebih kuat pada musim ini,” kata Marcos Santos.
Persaingan memperebutkan tempat di tim utama pun semakin ketat dengan hadirnya 10 pemain baru. Marcos melihat kondisi tersebut sebagai keuntungan karena setiap pemain dituntut terus meningkatkan performa dan menunjukkan kualitas terbaiknya di setiap sesi latihan.
Arema FC adalah salah satu klub sepak bola terbesar dan paling populer di Indonesia. Bermarkas di Malang, Jawa Timur, tim yang berjuluk Singo Edan ini memiliki basis suporter fanatik yang dikenal dengan sebutan Aremania. Dengan sejarah panjang di sepak bola Indonesia, Arema FC terus berkomitmen untuk berprestasi dan mengembangkan sepak bola tanah air. Klub yang didirikan pada 11 Agustus 1987 ini selalu menjadi salah satu kandidat juara di setiap kompetisi yang diikutinya.
Daftar 11 Pemain Asing Arema FC Musim 2026/2027: • Gabriel Silva • Gustavo França • Joel Vinicius • Walisson Maia • Julian Guevara • Betinho Filho • Matheus Blade • Diego Luiz Landis (eks Terengganu FC) • Careca (eks Terengganu FC) • Marcos Vinicius (eks Volta Redonda) • Gustavo Henrique Rodrigues (eks Ninh Binh FC)






