Kampiunnews|Malang โ Pekan terakhir BRI Liga 1 (BRI Super League) yang berlangsung pada Jumat (22/5) menyajikan duel sengit antara Arema FC melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Kanjuruhan, Malang.
Pertandingan berjalan intens sejak peluit pertama dibunyikan. Kedua tim langsung menerapkan skema permainan menekan dan saling jual beli serangan. Namun, lini serang Arema FC terbukti tampil lebih klinis dan tajam. Singo Edan sukses menyarangkan tiga gol yang masing-masing dicetak oleh Joel Vinicius, Dalberto, dan Valdeci. Sementara itu, PSIM Yogyakarta hanya mampu memperkecil kedudukan lewat aksi Deri Corfe.
Tambahan tiga poin ini membuat Arema FC menyudahi musim dengan koleksi 48 poin dari 34 laga, sekaligus mengamankan posisi kesembilan di klasemen akhir. Di sisi lain, PSIM Yogyakarta harus puas tertahan di peringkat ke-11 dengan raihan 45 poin.
Petaka bagi PSIM Yogyakarta sudah datang sejak awal laga. Lengahnya lini pertahanan Laskar Mataram pada menit kedua langsung dihukum oleh lini depan Arema FC.
Aksi bermula saat Dalberto menguasai bola di luar kotak penalti. Ia sukses memancing tiga pemain lawan sekaligus untuk menutup ruang geraknya. Dengan cerdik, penyerang Arema tersebut melepaskan umpan pendek kepada Joel Vinicius yang berdiri bebas. Tanpa kawalan berarti, Joel langsung melepaskan tembakan melengkung ke tiang jauh sisi kiri gawang yang mengubah papan skor menjadi 1-0.
Tertinggal satu gol, PSIM mencoba bangkit merespons. Pada menit ke-23, Deri Corfe membuka peluang emas untuk menyamakan kedudukan, namun sepakannya masih mampu digagalkan dengan gemilang oleh kiper Arema, Adi Satryo.
Memasuki menit ke-29, giliran Ze Valente yang menebar ancaman ke lini pertahanan Arema. Sayang, eksekusi akhirnya masih belum menemui sasaran. Jelang akhir babak pertama, tepatnya di menit ke-37, PSIM kembali mendapatkan momentum matang lewat kemelut di depan gawang Arema. Namun, barisan depan PSIM lagi-lagi gagal memaksimalkannya menjadi gol penyama kedudukan.
Hasil Dewa United vs Bali United
Di Banten, tuan rumah Dewa United harus menutup kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan hasil mengecewakan. Menjamu Bali United, tim berjuluk Banten Warriors ini dipaksa menyerah dengan skor tipis 0-1.
Tim tamu berhasil mengamankan tiga poin penuh dalam laga ini berkat gol semata wayang yang dilesakkan oleh Kadek Agung.
Berkat kemenangan ini, Serdadu Tridatu julukan Bali United berhasil naik ke peringkat ketujuh dengan raihan 51 poin. Sementara itu, meski menelan kekalahan, Dewa United tetap tertahan di peringkat keenam klasemen dengan koleksi 53 poin.
Berstatus sebagai tuan rumah, Dewa United langsung mengambil inisiatif menyerang sejak menit awal. Mereka bahkan sukses mendominasi jalannya permainan dalam 15 menit pertama babak pertama.
Alex Martins menjadi pemain pertama yang menebar ancaman berbahaya pada menit kesembilan. Menerima umpan matang dari Ricky Kambuaya, Alex langsung menyambar bola tersebut, namun kesigapan kiper Adilson Maringa (Hauptmeijer) masih mampu menyelamatkan gawang tim tamu.
Perlahan tapi pasti, Bali United mulai keluar dari tekanan dan memberikan perlawanan sengit. Alhasil, aksi jual beli serangan yang menarik pun tersaji di antara kedua tim.
Asyik menyerang, lini pertahanan Dewa United justru kecolongan pada menit ke-41. Memanfaatkan umpan sepak pojok akurat dari Teppei Yachida, Kadek Agung berhasil memenangi duel udara dan menanduk bola dengan sempurna ke dalam gawang tuan rumah. Skor berubah menjadi 0-1 untuk keunggulan Bali United yang bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tensi pertandingan berjalan semakin sengit lantaran kedua tim memilih untuk bermain terbuka sejak peluit dibunyikan.
Dewa United bermain habis-habisan dan tampil sangat agresif demi mengejar ketertinggalan. Namun, solidnya koordinasi dan disiplin tinggi yang ditunjukkan oleh lini belakang Bali United membuat Banten Warriors frustrasi dan kesulitan menciptakan gol penyama kedudukan hingga laga usai.






