Kampiunnews|Parepare – Persib Bandung tinggal selangkah lagi mengunci gelar juara BRI Super League 2025/2026 setelah sukses menaklukkan PSM Makassar dengan skor dramatis 2-1 pada pekan ke-33 di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Minggu (17/5/2026) malam WIB.
Kemenangan emosional Maung Bandung semakin terasa spesial setelah rival terdekat mereka, Borneo FC, hanya mampu bermain imbang tanpa gol saat menghadapi Persijap Jepara. Hasil tersebut membuat peluang Persib meraih gelar juara semakin terbuka lebar jelang laga terakhir musim ini pekan depan.
Persib sempat unggul lebih dulu melalui Thom Haye pada menit ke-33. Namun, PSM Makassar berhasil menyamakan kedudukan lewat Yuran Fernandes. Saat pertandingan tampak akan berakhir imbang, Julio Cesar muncul sebagai pahlawan kemenangan lewat gol dramatis pada menit 90+7.
Gol bek asal Brasil itu langsung memicu selebrasi emosional seluruh skuad Persib dan ribuan pendukung yang hadir di Parepare.
Asisten pelatih Persib, Igor Tolic yang mendampingi tim saat jumpah PSM, memberikan apresiasi tinggi terhadap mental bertanding para pemainnya. Menurutnya, kemenangan di kandang PSM menjadi bukti karakter kuat Maung Bandung dalam perburuan gelar musim ini.
“Ini pertandingan yang tidak mudah. Tapi, kita datang ke sini untuk memperjuangkan kemenangan,” ujar Igor Tolic dalam konferensi pers usai laga.
Ia mengakui atmosfer Stadion Gelora B.J. Habibie membuat pertandingan berlangsung penuh tekanan sejak awal laga. Namun, Persib tetap mampu menjaga fokus hingga detik terakhir pertandingan.
“Tapi gol yang dicetak Julio mengunci kemenangan kita. Saya ucapkan terima kasih kepada pemain yang telah berjuang hingga detik terakhir. Itu menunjukkan karakter kita,” tegasnya.
Kemenangan ini membuat Persib tetap kokoh di puncak klasemen sementara dengan koleksi 78 poin. Maung Bandung kini hanya membutuhkan hasil imbang pada laga terakhir melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api untuk memastikan diri menjadi kampiun BRI Super League 2025/2026.
Igor Tolic meminta para pemain segera mengalihkan fokus menuju laga penentuan tersebut demi menuntaskan perjuangan musim ini dengan trofi juara.
“Kita akan lakukan pertandingan terakhir di Bandung. Mari kita tuntaskan perjuangan kita untuk menjadi juara,” pungkasnya.
Sementara itu, laga Persijap Jepara kontra Borneo FC di Stadion Gelora Bumi Kartini berakhir tanpa gol. Kedua tim sama-sama memiliki sejumlah peluang, namun rapatnya lini pertahanan membuat skor 0-0 bertahan hingga akhir pertandingan.
Hasil imbang tersebut menjadi keuntungan besar bagi Persib dalam persaingan perebutan gelar juara. Borneo FC kini tertahan di posisi kedua dengan 76 poin dan wajib menang pada laga terakhir sambil berharap Persib terpeleset di kandang sendiri.
Di pertandingan lainnya, Bali United menutup laga kandang terakhir musim ini dengan kemenangan meyakinkan 4-1 atas Bhayangkara FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar.
Boris Kopitovic tampil gemilang lewat dua gol pada menit ke-30 dan 41. Bhayangkara FC sempat memperkecil ketertinggalan melalui M. Sidibe pada menit ke-63, namun Bali United kembali menjauh lewat gol Irfan Jaya dan T. Wiratama.
Tambahan tiga poin membuat Bali United tetap bertahan di posisi kedelapan klasemen sementara dengan koleksi 48 poin dari 33 pertandingan.
Madura United Kian Tertekan di Zona Bawah
PSIM Yogyakarta sukses meraih kemenangan penting usai menundukkan Madura United dengan skor 2-1 pada lanjutan kompetisi yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Minggu (17/5). Hasil ini membuat Laskar Mataram semakin nyaman di papan tengah klasemen, sementara Madura United makin tertekan dalam ancaman degradasi.
Sejak peluit awal dibunyikan, PSIM langsung tampil agresif dan mendominasi jalannya pertandingan. Tekanan cepat yang dibangun skuad tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-18 melalui gol Ezequiel Vidal yang sukses memanfaatkan peluang di depan gawang Madura United.
Unggul satu gol membuat PSIM semakin percaya diri dalam mengendalikan permainan. Dominasi Laskar Mataram kembali membuahkan hasil pada menit ke-34 ketika M Iqbal berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Skor tersebut bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Madura United mencoba bangkit dengan meningkatkan intensitas serangan. Upaya tim tamu akhirnya membuahkan hasil setelah Jose Brandao sukses memperkecil ketertinggalan lewat gol pada menit ke-62.
Pertandingan berjalan semakin panas menjelang akhir laga. PSIM harus bermain dengan sepuluh orang setelah Donny Warmerdam menerima kartu merah pada menit ke-86. Meski berada dalam tekanan di sisa waktu pertandingan, tuan rumah tetap mampu mempertahankan keunggulan hingga laga usai.
Tambahan tiga poin membuat PSIM Yogyakarta kini berada di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan koleksi 45 poin. Sebaliknya, Madura United tertahan di posisi ke-15 dengan 32 poin, hanya terpaut satu angka dari Persis Solo yang berada di zona degradasi.
Nasib Laskar Sape Kerrab pun akan ditentukan pada laga terakhir musim ini saat menghadapi PSM Makassar pada 23 Mei mendatang. Madura United wajib meraih kemenangan demi menjaga asa bertahan di kompetisi musim depan. Sementara Persisi Solo akan menutup laga saat berjumpa Perista Tangerang di Stadion Indomilk Arena tanggal 25 Mei.






