Kampiunnews|Kupang – Wakil Wali Kota Kupang sekaligus Ketua Umum Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Kota Kupang masa bakti 2026–2030, Serena Cosgrova Francis menegaskan komitmennya untuk membangun olahraga cricket sebagai cabang olahraga unggulan baru yang mampu melahirkan atlet berprestasi dan membentuk karakter generasi muda di Kota Kupang.
Komitmen tersebut disampaikan Serena saat pelantikan pengurus PCI Kota Kupang di Hotel Sahid T-More, Sabtu (9/5), yang dirangkaikan dengan rapat kerja kepengurusan baru.
Menurut Serena, olahraga memiliki peran strategis dalam pembangunan sumber daya manusia karena tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga membentuk kedisiplinan, sportivitas, kepemimpinan, serta semangat kerja sama generasi muda.
“Olahraga bukan hanya tentang menang dan kalah, tetapi bagaimana membangun karakter, mentalitas, dan semangat juang anak-anak muda sejak dini,” ujarnya.
Sebagai figur muda yang memiliki rekam jejak aktif dalam mendukung pengembangan olahraga dan pemberdayaan generasi muda di Kota Kupang, Serena menilai cricket memiliki potensi besar berkembang di Nusa Tenggara Timur apabila dibangun melalui pembinaan yang konsisten dan terstruktur.
Ia menegaskan kepengurusan PCI Kota Kupang ke depan akan fokus pada tiga agenda utama, yakni penguatan organisasi, pembinaan atlet usia dini, serta peningkatan prestasi olahraga cricket di tingkat regional maupun nasional.
Harapannya, olahraga cricket semakin dikenal dan diminati oleh kalangan pelajar dan anak muda di Kota Kupang melalui pembinaan rutin di sekolah-sekolah dan klub olahraga.
“Kalau kita ingin melihat atlet yang baik dan berprestasi, maka pembinaan harus dimulai sejak usia dini. Dibutuhkan proses panjang, kerja sama tim, pelatih, organisasi, dan kemauan kuat dari atlet itu sendiri,” jelas Serena.
Ia juga menyoroti sejumlah capaian membanggakan atlet cricket NTT yang berhasil meraih prestasi pada ajang nasional, termasuk medali di Pekan Olahraga Nasional Papua 2021 maupun Pekan Olahraga Nasional Aceh-Sumut 2024.
Pada PON XX Papua (2021) kontingen NTT mempersembahkan 1 medali perak, yang berhasil disumbangkan oleh tim Cricket nomor Super Eight Putra.
Sedangkan pada PON XXI Aceh-Sumut (2024), NTT membawa pulang total 4 medali, yang terdiri dari 1 medali perak dan 3 medali perunggu dari berbagai nomor yang dipertandingkan.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa cricket NTT memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan bersaing di level nasional.
Selain pembinaan atlet muda, PCI Kota Kupang juga menargetkan peningkatan perolehan medali pada berbagai ajang olahraga mendatang sekaligus menyiapkan atlet terbaik untuk memperkuat tim cricket Provinsi NTT maupun Indonesia.
Dalam aspek organisasi, Serena berkomitmen membangun kepengurusan yang solid, profesional, dan terbuka terhadap kolaborasi dengan sekolah, perguruan tinggi, komunitas olahraga, hingga pemerintah daerah.
Usai pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan rapat kerja pengurus PCI Kota Kupang masa bakti 2026–2030 guna menyusun program strategis organisasi dan menyatukan visi pengembangan cricket di Kota Kupang.
Sementara itu, Ketua Umum Persatuan Cricket Indonesia Provinsi NTT, Inche D. P. Sayuna memberikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kota Kupang dan kepengurusan baru PCI Kota Kupang dalam mendorong pengembangan olahraga cricket.
Menurutnya, Kota Kupang memiliki peluang besar menjadi pusat pengembangan cricket di NTT karena didukung pembinaan usia dini, keberadaan pelatih berpengalaman, serta dukungan sekolah-sekolah dan pemerintah daerah.
Ia optimistis cricket Kota Kupang akan terus berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet yang mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional maupun internasional.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Pemerintah Kota Kupang, pengurus PCI Provinsi NTT, pengurus klub cricket tingkat SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi, serta para pelatih dan pembina olahraga cricket.






