Kampiunnews|Jakarta – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie mendorong pembangunan kota berdaya saing global berbasis riset dengan menjadikan Jakarta sebagai pusat pendidikan internasional atau International Education Hub di kawasan Asia.
Gagasan tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Wamendiktisaintek bersama Pramono Anung, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, serta perwakilan Kearney guna membahas penguatan ekosistem pendidikan tinggi dan riset di ibu kota.
Dalam keterangannya di Jakarta, Stella menilai Jakarta memiliki keunggulan strategis untuk pengembangan universitas bertaraf internasional, baik dari sisi infrastruktur, konektivitas, hingga potensi kebutuhan pasar pendidikan global.
“Saya sudah banyak melakukan market analysis untuk universitas berstandar internasional, dan memang yang paling siap serta memiliki peluang besar itu Jakarta,” ujar Stella.
Menurutnya, pengembangan institusi pendidikan internasional tidak hanya membutuhkan kampus berkualitas, tetapi juga harus ditopang ekosistem perkotaan yang modern dan terintegrasi.
Konektivitas transportasi, aksesibilitas kawasan pendidikan, kemudahan mobilitas mahasiswa dan akademisi, hingga dukungan kolaborasi riset global menjadi faktor penting dalam membangun daya saing Jakarta sebagai kota pendidikan dunia.
Stella juga menekankan pentingnya integrasi antara pendidikan tinggi, riset, dan layanan kesehatan. Ia menyebut penguatan riset medis menjadi fondasi penting dalam membangun layanan kesehatan berstandar internasional.
“Kalau kita melihat rumah sakit internasional terbaik di dunia, selalu ada pusat riset di belakangnya. Karena itu, penguatan center of research menjadi hal yang harus terus ditingkatkan,” jelasnya.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendukung pengembangan kampus internasional melalui penyediaan fasilitas, kemudahan kerja sama, hingga pemanfaatan aset milik pemerintah daerah.
Pramono menuturkan sejumlah kawasan strategis di Jakarta saat ini tengah dipersiapkan menjadi pusat pengembangan pendidikan internasional dengan dukungan konektivitas transportasi yang semakin terintegrasi.
“Kami siap membantu melalui kemudahan fasilitas, kerja sama infrastruktur, maupun pemanfaatan lahan milik Pemerintah DKI Jakarta untuk mendukung pengembangan pendidikan internasional,” kata Pramono.
Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi Jakarta tidak hanya sebagai pusat pemerintahan dan bisnis nasional, tetapi juga sebagai kota berbasis inovasi, riset, dan pendidikan global yang mampu menarik mahasiswa serta akademisi dari berbagai negara.






