Kampiunnews I Jakarta – Uskup Agung Jakarta, Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo, mengimbau masyarakat agar siap menerima hasil pemilihan umum (pemilu) yang telah ditetapkan oleh lembaga yang berwenang.
Dalam pernyataannya seperti dikutip dari Kantor Berita ANTARA di Jakarta pada Rabu, Suharyo menekankan pentingnya penerimaan terhadap hasil pemilu yang sah. Ia juga telah memberikan pesan kepada umatnya untuk menggunakan hak pilihnya dan menghindari golput.
Suharyo menegaskan bahwa Gereja Katolik tidak memihak pada pasangan capres-cawapres tertentu, meskipun petinggi gereja bertemu dengan beberapa kandidat.
Ia menekankan bahwa dalam Gereja Katolik, pilihan politik bervariasi, sambil menekankan tanggung jawab pemersatuannya. Selain itu, Suharyo mengajak umatnya untuk memilih sesuai dengan hati nurani masing-masing.
Pemilu 2024 mencakup pemilihan presiden, wakil presiden, anggota DPR RI, anggota DPD RI, anggota DPRD provinsi, dan anggota DPRD kabupaten/kota dengan jumlah pemilih tetap (DPT) nasional sebanyak 204.807.222 pemilih.
Sebanyak 18 partai politik nasional dan enam partai politik lokal ikut serta dalam pemilu tersebut. Untuk pemilihan presiden dan wakil presiden, terdapat tiga pasangan calon yang bersaing.
Rekapitulasi suara nasional Pemilu 2024 dijadwalkan berlangsung mulai 15 Februari hingga 20 Maret 2024, sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2022.
Seperti diuketahui Pemilihan presiden (pilpres) sudah digelar kemarin, Rabu (14/2/2024).
Tiga pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) bertarung dalam pilpres 2024 yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Hingga Kamis (15/2/2024) pukul 14:00 WIB, pasangan Prabowo-Gibran masih unggul dengan suara terendah 57,46% di sejumlah poling hitung cepat atau quick count. Angka tertinggi mencapai 59%.






